Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Kemenag Tanggapi Ambruknya Pesantren: Audit Infrastruktur Jadi Prioritas

Redaksi - Jumat, 31 Oktober 2025 12:00 WIB
422 view
Kemenag Tanggapi Ambruknya Pesantren: Audit Infrastruktur Jadi Prioritas
Chuk Shatu W/detikJatim
Atap ponpes di Situbondo yang ambruk, Rabu (29/10/2025) dini hari. Satu santriwati meninggal dunia, 11 korban selamat dilarikan ke puskesmas dan RS.

Jakarta(harianSIB.com)

Bangunan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Syekh Abdul Qodir Jaelani di Situbondo, Jawa Timur, ambruk pada Rabu (29/10/2025) sekitar pukul 00.30 WIB. Akibat insiden ini, 12 santri terdampak, termasuk seorang santriwati bernama Putri (12) yang meninggal dunia.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya korban. Ia menambahkan bahwa Menteri Agama, Nasaruddin Umar, akan segera mengeluarkan arahan dan menindaklanjuti langkah-langkah penanganan yang dibutuhkan.

"Kami akan segera menyikapi, men-support dan memberi bantuan. Kami dari Kementerian Agama menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas peristiwa ini, mudah-mudahan hal seperti ini tidak terjadi lagi" kata Thobib di sela dialog Kemenag dengan media di Hotel Alia Boutique Pasar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2025), dikutip dari detikedu.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Surabaya berencana melakukan audit bangunan terhadap lebih dari 1.000 pondok pesantren di kotanya. Thobib menyatakan pihaknya mendukung rencana ini dan siap berkoordinasi dengan pemda terkait audit infrastruktur pesantren gua mencegah terjadinya kembali peristiwa ponpes ambruk.

Baca Juga:
Ia menyatakan, pemerintah pusat sudah membentuk tim lintas kementerian yang terdiri dari Kemenag, Kementerian Pekerjaan Umum, dan pihak terkait, dengan koordinasi di bawah pimpinan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.

Thobib menjelaskan, tim in bertugas mengidentifikasi, memetakan, dan mengkaji pesantren yang rawan dari aspek infrastruktur bagi warganya, termasuk santri.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DPRDSU Ultimatum BBPJN Perbaiki Proyek Bronjong Jalan Batas Karo-Dairi yang Ambruk
Proyek Pembangunan Bronjong Jalan Nasional Batas Karo-Dairi Berbiaya Rp14,17 M Ambruk
Anggota DPRDSU Temukan Jembatan di Labuhanbatu Nyaris Ambruk, Lalulintas Terancam Putus
Jembatan Sicanang Berulang-kali Ambruk, Pembangunannya Tidak Kunjung Selesai
PB Iklas Silaturrahmi ke Beberapa Pondok Pesantren di Labusel
Jembatan Ambruk di Seibaru Panai Hilir Dibangun, Masyarakat Apresiasi Plt Bupati
komentar
beritaTerbaru