Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 20 Februari 2026

Berenang Tembus Banjir, Mas Baron Pulihkan Komunikasi PEP Rantau Field

Redaksi - Sabtu, 27 Desember 2025 15:57 WIB
498 view
Berenang Tembus Banjir, Mas Baron Pulihkan Komunikasi PEP Rantau Field
(harianSIB.com/Humas Pertamina)
Edi Syahroni alias Mas Baron, karyawan Pertamina EP Pangkalan Susu Field, menceritakan perjuangannya berenang menembus banjir setinggi tiga meter sambil membawa Starlink dan laptop demi memulihkan komunikasi di PEP Rantau Field.

Aceh Tamiang(harianSIB.com)

Di tengah bencana banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang, kisah heroik ditunjukkan Edi Syahroni alias Mas Baron. Karyawan bidang IT Pertamina EP Pangkalan Susu Field ini rela berenang menembus banjir setinggi sekitar tiga meter demi memulihkan akses komunikasi yang terputus di Kompleks Pertamina EP (PEP) Rantau Field.

Aksi tersebut dilakukan Mas Baron bersama empat rekannya setelah menerima perintah dari Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto, dan IT Officer Pangkalan Susu, Joko Nazaruddin, untuk membawa perangkat Starlink ke PEP Rantau Field yang terisolasi akibat banjir.

"Kami mendapat perintah membawa Starlink ke PEP Rantau Field pada hari kedua banjir bandang, Jumat (28/11/2025). Kami berangkat naik kapal LCT dari Dermaga Pertamina EP Pangkalan Susu dan sandar di Dermaga Serang Jaya, Aceh Tamiang," ujar Mas Baron saat ditemui, Senin (26/12/2025).

Setibanya di Aceh Tamiang, Mas Baron dan tim menyaksikan langsung dampak parah banjir bandang. Sejumlah rumah rusak berat, bahkan ada yang runtuh, memaksa warga meninggalkan permukiman mereka.

Baca Juga:
Dari Dermaga Serang Jaya, tim bergerak menuju Gudang Handak. Di perjalanan, mereka bertemu tiga petugas keamanan PEP Rantau Field yang kemudian membantu menunjukkan jalur alternatif melalui kawasan Lumpuran.

"Dari Gudang Handak kami harus berenang membawa Starlink dan laptop menuju PEP Rantau Field. Ketinggian air masih sekitar tiga meter. Starlink harus menyala agar komunikasi di PEP Rantau Field bisa kembali normal," katanya.

Mas Baron dan tim berenang ratusan meter dengan membawa peralatan, sempat beristirahat tiga kali di tengah perjalanan sebelum akhirnya tiba di Kompleks PEP Rantau Field pada Sabtu (29/11/2025). Setibanya di lokasi, mereka langsung menuju Gedung Crisis Center untuk memasang perangkat Starlink.

"Saya langsung pasang Starlink supaya akses komunikasi bisa kembali normal," ujarnya.

General Manager Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1, Hari Widodo, memberikan apresiasi atas perjuangan Mas Baron dan tim dari PEP Pangkalan Susu Field. Ia menilai pemulihan akses komunikasi menjadi kunci percepatan penanganan bencana.

"Saya terakhir berkomunikasi dengan Rantau Field pada Kamis (27/11/2025). Saat itu kondisi sangat terbatas. Begitu mendengar komunikasi sudah kembali normal, saya merasa tenang," kata Hari Widodo.

Menurutnya, keberhasilan membuka kembali jalur komunikasi memungkinkan distribusi bantuan logistik dan proses evakuasi warga terdampak banjir berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.

"Saya sangat mengapresiasi Mas Baron dan tim yang berjuang membawa Starlink, bahkan harus berenang agar komunikasi tidak terputus. Dengan komunikasi yang normal, distribusi sembako dan evakuasi bisa dilakukan lebih cepat," ujarnya. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bus Sekolah Dihantam Banjir Bandang di Yordania, 14 Orang Tewas
Gedung Polsek di Aceh Tamiang Dibakar Massa
Gubsu Hadiri Tahlilan di Pengungsian, Doakan Korban Banjir Bandang Madina
Poldasu Kirim Sembako untuk Korban Banjir Bandang Madina
DPRDSU Desak Penegak Hukum Telusuri Penyebab Terjadinya Banjir Bandang di Madina
Mencuri Sepedamotor di Langkat, Ditangkap di Aceh Tamiang
komentar
beritaTerbaru