Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Maret 2026

LAZNAS AQL Peduli dan Pemkab Aceh Timur Programkan Pemulihan Pasca Banjir Berbasis Masjid

Horas Pasaribu - Selasa, 06 Januari 2026 11:05 WIB
320 view
LAZNAS AQL Peduli dan Pemkab Aceh Timur Programkan Pemulihan Pasca Banjir Berbasis Masjid
Foto Dok LAZNAS
FOTO BERSAMA: Tim Amil Zakat Nasionak (LAZNAS) AQL Peduli foto bersama Bupati Aceh Timur foto bersama usai pertemuan kesepakatan pemulihan pasca bencana berbasis Masjid, Jumat (2/1/2026).

"Aceh bukan hanya dipulihkan infrastrukturnya, tetapi juga iman, ilmu, dan kemandirian ekonominya," tegasnya.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan, bencana banjir di wilayahnya terjadi pada 26 November 2025, akibat hujan deras selama sepekan.

Dampak terparah dirasakan di Aceh Timur. Daerah terdampak lainnya meliputi Aceh Utara, Bireuen, dan Aceh Tamiang, dengan karakter dampak dan penanganan yang berbeda-beda.

Dia menceritakan, sejak hari pertama berada di lokasi, dia imelihat langsung kondisi lapangan dan memimpin penanganan bencana. Hampir seluruh daerah Aceh Timur dilaporkan tenggelam. Evakuasi dilakukan menggunakan speedboat, termasuk penyelamatan lima warga Desa Seumali yang terjebak di atap rumah, di antaranya anak-anak.

Kondisi diperparah oleh listrik dan jaringan internet yang terputus total, sehingga masyarakat bertahan hidup selama tiga hari dengan makanan seadanya. "Sebagian warga tidak makan sama sekali karena ketakutan dan keterbatasan logistik," ungkapnya.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan, Pemkab Aceh Timur memperkirakan masa pemulihan membutuhkan waktu hingga 3 (tiga) tahun dengan estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp7,1 triliun, dan tercatat 57 korban meninggal dunia dan sejumlah desa harus direlokasi.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wakapolri Minta Ekonomi dan Wisata Berbasis Masjid Diberdayakan
komentar
beritaTerbaru