Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Penyamaran Pramugari Gadungan Batik Air Terbongkar, Polisi Amankan Sejumlah Properti Milik Khairun Nisa

*Motifnya Ingin Menyenangkan Orangtua
Redaksi - Jumat, 09 Januari 2026 13:03 WIB
333 view
Penyamaran Pramugari Gadungan Batik Air Terbongkar, Polisi Amankan Sejumlah Properti Milik Khairun Nisa
Foto: Dok/Int
Khairun Nisya, wanita Palembang yang menyamar jadi pramugari penerbangan Batik Air saat diinterogasi di Bandara Soekarno-Hatta.

Jakarta(harianSIB.com)

Polisi mengamankan sejumlah properti milik seorang wanita bernama Khairun Nisa setelah aksinya menyamar sebagai pramugari Batik Air terbongkar. Berbagai barang tersebut diketahui dibeli melalui toko daring atau online shop.

Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Septian, mengatakan, properti yang diamankan meliputi seragam, tanda pengenal, hingga koper.

"Jadi barang-barang itu benar, ada ID card, seragam, semuanya dia beli di toko online," ujar Septian, dikutip dari Detikcom, Kamis (8/1/2026).

Adapun barang milik Nisa yang diamankan polisi antara lain seragam pramugari berupa kebaya putih dan rok batik warna ungu, sepasang sepatu wedges, ID card, koper berwarna hitam, serta tas kecil bertuliskan "Batik Air".

Baca Juga:

Polisi mengamankan seragam, koper hingga ID Card yang digunakan pramugari gadungan Batik Air. (Foto: Dok/Int)

Septian menegaskan, perbuatan Nisa tidak mengandung unsur pidana sehingga yang bersangkutan tidak ditahan. Pihak maskapai penerbangan Batik Air juga disebut tidak mempermasalahkan kejadian tersebut.

"Intinya, yang bersangkutan tidak ditahan karena tidak ada unsur pidana. Hanya pakaian dan barang-barangnya yang diamankan. Pihak Batik Air juga sudah tidak mempermasalahkan hal tersebut," katanya.

Saat dimintai keterangan oleh polisi, Nisa mengaku sengaja berdandan menyerupai pramugari Batik Air demi menyenangkan hati orang tuanya. Ia mengaku pernah melamar menjadi pramugari dan telah mengeluarkan biaya puluhan juta rupiah, namun gagal lolos seleksi.

"Antara dia takut kepada orang tuanya karena sudah mengeluarkan uang puluhan juta, di sisi lain juga ingin menyenangkan hati orang tuanya," ungkap Septian.

Nisa diketahui berasal dari Palembang dan saat ini tinggal di sebuah apartemen di kawasan Tangerang. Ia sempat pulang ke Palembang untuk menemui orang tuanya. Selasa (6/1/2026), Nisa kembali ke Jakarta dengan mengenakan pakaian pramugari agar orang tuanya merasa bangga. Bahkan, orang tua Nisa mengantarnya hingga ke Bandara Palembang.

"Pas berangkat dari Palembang diantar sama orang tuanya. Karena waktunya mepet, dia tidak sempat ganti baju," jelas Septian.

Dalam penerbangan menuju Jakarta, Nisa duduk di kursi penumpang. Namun, kru pesawat mulai mencurigainya karena motif rok yang dikenakannya berbeda dengan seragam resmi pramugari Batik Air.

"Wanita atas nama Khairun Nisa ditegur oleh cabin crew Batik Air karena diduga memiliki warna dan corak rok pramugari yang berbeda dengan yang dikeluarkan oleh perusahaan PT Lion Group," ujarnya.

Kecurigaan kru semakin kuat ketika Nisa tidak dapat menjawab pertanyaan terkait pendidikan dan pelatihan pramugari. Pihak Batik Air kemudian menghubungi petugas avsec, hingga akhirnya Nisa diamankan dan diinterogasi oleh polisi. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pilot Batik Air dan Pilot Asal Bangladesh Ditangkap karena Sabu
AP II Bakal Tambah Skytrain di Bandara Soekarno Hatta
Tembok Perimeter Bandara Soekarno Hatta Ambrol, Mobil Tertimbun
Dibantu Kru Kabin, Penumpang Melahirkan di Pesawat Batik Air
Gunakan Narkoba di Toilet Pesawat 2 Penumpang Batik Air Diturunkan Dari Pesawat
KPK Tangkap Bupati Buton di Bandara Soekarno Hatta
komentar
beritaTerbaru