Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 23 September 2026

BI Buka Suara soal Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Jadi Buruan Kolektor

Redaksi - Rabu, 23 September 2026 16:31 WIB
107 view
BI Buka Suara soal Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Jadi Buruan Kolektor
Foto: Antara Foto/Kornelis Kaha
BI buka suara soal uang rupiah bertanda tangan mantan Menteri Keuangan Purbaya dan mantan Gubernur BI Perry Warjiyo ramai diburu kolektor. Ilustrasi.

Jakarta(harianSIB.com)

Bank Indonesia (BI) buka suara soal uang rupiah kertas tahun cetak 2026 yang memuat tanda tangan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ramai diburu kolektor.

Sebab, uang tersebut langka lantaran memuat tanda tangan Purbaya yang saat itu menjabat sebagai Menteri Keuangan dan Perry Warjiyo saat masih menjabat Gubernur BI.

BI menegaskan uang tersebut tetap sah digunakan sebagai alat pembayaran meski Purbaya dan mantan Gubernur BI Perry Warjiyo kini sudah tidak menjabat.

Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan pencantuman tanda tangan Menteri Keuangan dan Gubernur BI pada uang Rupiah kertas telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Baca Juga:
"Tanda tangan yang tercantum pada Uang Rupiah menyesuaikan dengan pejabat yang menjabat pada saat proses penetapan dan produksi Uang Rupiah," kata Denny kepada CNNIndonesia.com, Selasa (22/9/2026)

Menurutnya, rupiah kertas memuat tanda tangan pemerintah yang diwakili menteri keuangan dan Bank Indonesia yang diwakili gubernur BI. Dengan demikian, nama pejabat yang tercantum pada uang mengikuti siapa yang menjabat ketika uang tersebut ditetapkan dan diproduksi.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gaet Milenial, Bank Indonesia Memperbarui Tata Pamer Museum
KPw Bank Indonesia Serahkan Bantuan PSBI Kepada SMAN 5 Pematangsiantar
Bank Indonesia P Siantar Kampanye GNNT dan GPN di Tiga Kabupaten/Kota
Bank Indonesia Sosialisasi Elektronifikasi Pemerintah Daerah di P Siantar
Bank Indonesia Segera Perkenalkan Dua Acuan Pasar Uang Baru
Bank Indonesia Siap Intervensi Nilai Tukar
komentar
beritaTerbaru