Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 01 September 2025

Indonesia Usulkan Reog Ponorogo Jadi Warisan Budaya Dunia ke UNESCO

Redaksi - Jumat, 25 Agustus 2023 14:32 WIB
286 view
Indonesia Usulkan Reog Ponorogo Jadi Warisan Budaya Dunia ke UNESCO
(SinPo.id/Dok. Kemenparekraf)
Reog Ponorogo.
Jakarta (SIB)
Pemerintah Indonesia telah mengusulkan Reog Ponogoro sebagai warisan budaya dunia tak benda ke UNESCO. Usulan tersebut akan disidangkan oleh UNESCO tahun depan.
"Sudah bisa dipastikan kita usulkan salah satu, agenda tahunan, tahun depan, sidang tahun depan. Jadi sudah akan dibahas oleh UNESCO tahun depan," kata Menko PMK Muhadjir Effendy di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (24/8).
Muhadjir mengatakan pemerintah daerah sudah lama menginisiasi usulan Reog Ponogoro sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO. Dia mengatakan saat ini sedang dalam proses persidangan.
"Sekarang sedang dalam proses. Waiting list nomor 39. Kita berupaya untuk memberikan semacam legitimasi, bahwa Reog Ponorogo ini memang layak untuk ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO," ujarnya.
Dia mengatakan pemerintah daerah pun sudah berupaya memenuhi persyaratan-persyaratan dari UNESCO. Di antaranya, penggunaan kulit kambing dan bukan kulit harimau pada topeng Reog berbentuk kepala harimau.
"Kalau tingkat nasional kan sudah, didapatkan cukup lama. Dan berbagai macam rintangan sudah kita selesaikan. Termasuk persyaratan-persyaratan yang tersisa yang diminta UNESCO," jelasnya.
Saat ini, kata dia, hanya tinggal menunggu peresmian saja. Dia berharap Reog Ponogoro dapat segera ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda.
"Tinggal menunggu waiting list, mudah-mudahan dalam waktu tidak lama, UNESCO bisa menetapkan Reog sebagai warisan budaya tak benda," ungkapnya.
Sementara itu, Muhadjir menjelaskan terkait informasi Malaysia yang melakukan klaim terhadap Reog Ponogoro. Dia mengatakan pemerintah Malaysia telah melakukan klarifikasi, jika hal tersebut tidak benar.
"Termasuk persoalan eksistensi dengan negara tetangga, yang kemarin diisukan Malaysia melakukan klaim. Dan sudah ada jawaban pemerintah Malaysia, bahwa Malaysia tidak melalukan klaim Reog ini sebagai warisan budaya tak benda dari Malaysia," jelas dia.
Dia mengatakan di Malaysia pun ada perkumpulan Reog. Bahkan, menurutnya, di Eropa juga telah ada komunitas Reog Ponorogo.
"Memang Reog ini terbukti sumbernya Ponorogo, kalau di Malaysia ada Reog, itu kebetulan ada orang Ponorogo yang kemudian diaspora di sana. Bahkan di Eropa sudah ada komunitas Reog di sana," paparnya.
"Jadi kita juga buka ruang yang luas kerjasama negara lain, kita ini berhimpitan sekali warna budayanya dengan Filipina, Thailand, Malaysia, dari Dirjen Kebudayaan sudah mulai mendata warisan-warisan budaya yang bisa diusulkan," imbuh dia. (detikcom/r)



Baca Juga:
Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru