Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 31 Agustus 2025

Konflik Hamas dan Hizbullah Berakhir, Israel Ingin Berdamai dengan Negara Arab

Wilfred Manullang - Selasa, 29 Oktober 2024 12:16 WIB
130 view
Konflik Hamas dan Hizbullah Berakhir, Israel Ingin Berdamai dengan Negara Arab
Foto: dok. REUTERS/Annegret Hilse
PM Israel Benjamin Netanyahu
Tel Aviv (harianSIB.com)
Sebuah pernyataan mengejutkan dikeluarkan oleh PM Israel Benjamin Netanyahu. Saat berpidato di parlemen Israel, Senin (28/10) waktu setempat, Netanyahu mengatakan bahwa Israel ingin menjalin perjanjian damai dengan lebih banyak negara Arab.

Namun perjanjian damai itu bisa terjadi jika konflik negara itu dengan dua kelompok yang didukung Iran, Hamas dan Hizbullah, berakhir.

"Hari setelah Hamas tidak lagi menguasai Gaza dan Hizbullah tidak lagi berada di perbatasan utara kita, kami tengah menyusun rencana untuk menstabilkan kedua front tersebut. Namun, hari berikutnya mencakup hal lain yang sangat penting," ujar Netanyahu sebagaimana dikutip dari CNBCIndonesia.com, Selasa (29/20/2024).

Baca Juga:

Netanyahu berharap untuk melanjutkan proses yang ia mulai beberapa tahun lalu melalui Abraham Accords, perjanjian yang didorong oleh Amerika Serikat pada 2020 dan mengawali normalisasi hubungan Israel dengan empat negara Arab, yakni Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, dan Sudan.

Setelah kesepakatan tersebut, Israel bersama dukungan Amerika Serikat berusaha melibatkan lebih banyak negara, terutama Arab Saudi, meskipun Riyadh menyatakan tidak akan mengakui Israel tanpa terciptanya negara Palestina.

Baca Juga:

"Negara-negara ini, dan negara-negara lain, melihat dengan jelas serangan yang kami lakukan terhadap mereka yang menyerang kami, poros jahat Iran. Mereka menginginkan, seperti halnya kami, Timur Tengah yang stabil, aman, dan makmur," kata Netanyahu. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru