
Eko Patrio dan Uya Kuya Dikabarkan Mundur dari DPR
Jakarta(harianSIB.com)Situasi politik di ibu kota semakin memanas. Dua politisi sekaligus selebritas dari Fraksi PAN, Eko Patrio dan Uya Kuy
Presiden Prabowo Subianto melantik Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek).Brian menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Presiden juga melantik Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Kepala Badan Pusat Statistik Sonny Harry B, Kepala BPKP Yusuf Ateh, serta Wakil Kepala BPKP Agustina Arumsari.
Baca Juga:
Brian Yuliarto mengungkap dirinya diminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera berkonsolidasi dan bekerja menjalankan program pemerintah.
"Intinya tadi untuk segera bekerja berkonsolidasi melakukan program-program dari Presiden," kata Brian kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/2/2025) dilansir dari detikcom.
Baca Juga:
Guru Besar ITB ini mengatakan sudah berbicara banyak dengan Prabowo. Secara umum, pembicaraan itu seputar pembangunan untuk Indonesia.
"Tentu pembicaraan ada banyak hal ya tentang pembangunan Indonesia," ujarnya.
Brian menceritakan baru dikontak pagi tadi terkait pelantikan. "Tapi untuk dikontak itu baru tadi pagi. Tadi saya dikontak di Bandung, jam 9-an," ujar Brian.
Brian belum menjelaskan rinci terkait program kerjanya ke depan. Dia akan segera berkomunikasi dengan internal Kementerian terlebih dulu.
"Tentu belum ya karena baru dilantik, jadi kita akan segera komunikasi dan seterusnya," ujarnya.
Batal Dilantik
Sementara itu, Pratama Dahlian Persadha mengaku tak tidak jadi dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), padahal ia sudah hadir di Istana Negara.
Dikutip dari CNNIndonesia.com Pratama sudah tiba di Istana sekitar pukul 14.54 WIB. Kehadirannya bertepatan dengan pelantikan para pejabat negara baru di Istana hari ini.
Pratama terlihat sudah mengenakan jas dan peci hitam serta dasi biru muda ketika hadir.
Namun ketika prosesi pelantikan, Pratama tak berdiri di posisi sebagai pejabat untuk dilantik Prabowo. Ia malah berdiri di posisi belakang para pejabat yang dilantik.
Prabowo hanya melantik Kepala Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi.
Usai prosesi pelantikan berakhir, Pratama mengaku tak jadi dilantik Prabowo sebagai Wakil Kepala BSSN. "Enggak jadi dilantik," kata Pratama.
Ia kemudian menyerahkan kepada Kepala BSSN dan Seskab Teddy Indra Wijaya terkait proses ke depannya. Bahkan,ia mengaku sudah menandatangani pakta integritas.
"Nanti tergantung pak Kepala dan pak Seskab nanti proses dan arahannya. Saya sudah tanda tangan pakta integritas sih," kata dia.
Belum ada penjelasan dari Istana Kepresidenan terkait pembatalan pelantikan Pratama sebagai Wakil Kepala BSSN. (*)
Jakarta(harianSIB.com)Situasi politik di ibu kota semakin memanas. Dua politisi sekaligus selebritas dari Fraksi PAN, Eko Patrio dan Uya Kuy
Jakarta(harianSIB.com)Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan klarifikasi terkait isu pengunduran diri Menteri
Jakarta(harianSIB.com)Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan perintah tegas kepada seluruh jajaran kepolisian untuk tidak
Tanjungbalai(harianSIB.com)Dalam menunjukkan keseriusan penanganan persoalan banjir di Tanjungbalai, Wali Kota Mahyaruddin Salim turun langs
Aekkanopan(harianSIB.com)Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke56 Ikatan Pemuda Karya (IPK), DPD IPK Labura menyantuni 80 anak yatim dan d