
Kalapas Jalin Kemitraan dengan SMKN 3 Sibolga
Tapteng(harianSIB.com)Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Sibolga menjalin kemitraan dengan SMK Negeri 3 Sibolga dalam pelaksa
Penghadangan dilakukan karena massa diliputi trauma dan kemarahan atas insiden tewasnya rekan mereka, Affan Kurniawan, di Jakarta. Affan meninggal setelah terlindas kendaraan lapis baja saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.
Baca Juga:
Suasana sempat memanas ketika massa ojol yang didampingi elemen mahasiswa dan sejumlah organisasi lain menuntut keadilan. Mereka menahan dan memukul badan kendaraan rantis, bahkan melempari dengan batu dan botol air mineral.
Baca Juga:Bagi massa ojol, kehadiran rantis bukan dianggap simbol pengamanan, melainkan ancaman. Padahal, aparat kepolisian melalui pengeras suara berulang kali menegaskan kendaraan tersebut dikerahkan untuk mengatasi kerusuhan geng motor.
Meski demikian, massa tetap menolak memberi jalan karena khawatir jatuh korban seperti di Jakarta. Setelah beberapa kali negosiasi, massa akhirnya melunak dan membiarkan rantis keluar. Namun, ketegangan kembali meningkat saat geng motor melempar petasan ke arah aparat.
Sejumlah petugas keamanan terlihat berlarian menyelamatkan diri. Pantauan di lapangan juga menunjukkan remaja dari kelompok geng motor membawa kayu panjang dan menantang aparat, membuat suasana semakin panas.
Di sisi lain, barisan mahasiswa memilih memisahkan diri. Mereka menegaskan aksi yang dilakukan bersifat damai dan tidak terkait dengan kericuhan geng motor.
Ketegangan mulai mereda setelah anggota DPRD Sumut, M Faisal, turun langsung menemui massa. Ia menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Affan Kurniawan serta berjanji menyampaikan aspirasi para pengunjuk rasa ke pemerintah pusat.
"Atas nama DPRD Sumut, saya mengucapkan duka cita yang mendalam. Aspirasi saudara-saudara akan kami teruskan ke DPR RI maupun Kapolri," ujar Faisal.
Ia juga menegaskan DPRD Sumut akan mengawal kasus tersebut sesuai prosedur hukum, sebagaimana komitmen Presiden Prabowo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Massa ojol kemudian menuntut komitmen politik tertulis sebagai bukti keseriusan DPRD. Permintaan itu dipenuhi. M Faisal menandatangani dokumen komitmen politik di hadapan massa, disaksikan perwakilan ojol. Ia juga memimpin doa untuk almarhum Affan serta menyerahkan karangan bunga sebagai tanda belasungkawa.
Situasi sempat kembali panas saat beberapa anggota ojol dibawa masuk ke gedung. Massa mengira mereka ditahan, namun ternyata para pengemudi tersebut justru diamankan untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka lemparan geng motor. Setelah dirawat, mereka kembali bergabung dengan rekan-rekannya.
Sementara itu, aparat keamanan terus berusaha menghalau kelompok geng motor yang masih melancarkan provokasi dengan petasan. Hingga malam hari, penjagaan di sekitar gedung DPRD Sumut tetap diperketat, sementara massa ojol dan mahasiswa perlahan membubarkan diri dengan harapan kasus kematian Affan Kurniawan dapat diusut tuntas. (*)
Tapteng(harianSIB.com)Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Sibolga menjalin kemitraan dengan SMK Negeri 3 Sibolga dalam pelaksa
Medan(harianSIB.com)Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Imam Bonjol, Medan, pada Rabu (27
Makassar(harianSIB.com)Gedung DPRD Makassar, Sulawesi Selatan dibakar massa aksi. Legislator hingga Wali Kota Makassar Munafri Appi Arifud
Medan(harianSIB.com)Aksi demonstrasi di DPRD Medan dan DPRD Sumut, Jumat (29/8/ 2025), memanas. Aparat menembakkan gas air mata bertubitub
Simalungun(harianSIB.com)Polsek Tanah Jawa gelar jumat berkah di Nagori Moho, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Jumat (