Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 30 Agustus 2025

Masker di Kotapinang Kosong, Pemkab Labusel Tidak Tahu

Redaksi - Senin, 16 Maret 2020 17:11 WIB
194 view
Masker di Kotapinang Kosong, Pemkab Labusel Tidak Tahu
waspadaaceh.com
Ilustrasi
Kotapinang (SIB)
Wabah virus Corona di Tanah Air dalam beberapa hari belakangan, berimbas pada tingginya permintaan masker, termasuk di Kabupaten Labusel, khususnya Kecamatan Kotapinang.

Informasi yang dihimpun SIB, Minggu (15/3), dalam beberapa waktu belakangan stok masker di apotek dan toko obat habis. Kondisi itu membuat warga khawatir dan resah, jika sampai kasus Covid-19 ditemukan di Sumatera Utara.

Berdasarkan penelusuran wartawan di Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, kini hanya ada satu apotek yang masih menyediakan masker, yakni Apotek Nalambok di Jalan Sudirman. Jika biasanya masker dijual seharga Rp500- Rp 1000 per lembar, kini harus ditebus seharga Rp3 ribu.

Sementara di apotek lainnya yakni, Apotek Tia di Jalan Jawa, Apotek Raja di Jalan Kalapane, Apotek Berdikari dan Apotek Amanda di Jalan Bukit, Apotek Semangat dan Apotek Kotapinang di Jalan Sudirman, tidak ada satupun masker yang tersedia.

Kondisi yang sama juga terjadi di seluruh toko obat yang ada, yakni Toko Obat Buana Indah di Jalan Sudirman, Toko Obat Bersahabat di Jalan Bukit, bahkan di Instalasi Farmasi RSUD Kotapinang pun masker tidak tersedia.

"Sudah sebulan ini stok masker habis dan sudah nggak ada lagi distributor datang ke sini," kata David, pemilik Apotek Buana Indah Kotapinang, Minggu (15/3).

Anehnya, di tengah kelangkaan masker di daerah ini, Pemkab Labusel justru belum mengetahui. Bahkan, hingga kini Pemkab belum pernah melakukan monitoring terhadap harga dan stok masker di pasaran.
Kabag Administrasi Perekonomian Setdakab Labusel, Ali Siregar yang dikonfirmasi belum memperoleh informasi tersebut. Dia mengaku akan segera melakukan peninjauan.

"Begitu ya. Belum ada inspeksi ke pasar. Nantilah saya cek dulu," katanya. (L06/d)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru