Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 31 Agustus 2025

Pembangunan Rumah Makan Dituding Penyebab Jalan di Gang Manggis Marelan Berlumpur

Redaksi - Senin, 05 September 2022 17:15 WIB
423 view
Pembangunan Rumah Makan Dituding Penyebab Jalan di Gang Manggis Marelan Berlumpur
Foto SIB/Surbakti
BECEK: Gang Manggis Lingkungan I Kelurahan Tanah Enam Ratus Kecamatan Medan Marelan becek seperti kubangan kerbau. Foto diambil Jumat (2/9). 
Medan (SIB)
Warga Gang Manggis Lingkungan I Kelurahan Tanah Enamratus Kecamatan Medan Marelan mengaku resah karena kondisi jalan becek dan banyak “kubangan kerbau”. Kondisi itu disinyalir akibat pembangunan rumah makan, ditambah drainase di seputaran Gang Manggis tidak berfungsi dengan baik.

Salah seorang ibu rumah tangga, Karsiahwati (73) warga Gang Manggis C, Sabtu (3/9) mengungkapkan keresahan ini karena sulit lalu lalang akibat jalanan becek. Apalagi rumah makan tersebut hanya berjarak 50 meter dari Masjid Nurul Huda, sehingga warga yang ingin menjalankan ibadah terpaksa melintasi jalanan becek.

"Saya sudah hampir 20 tahun tinggal di sini, tidak pernah seperti ini beceknya jalanan. Baru sekarang ini jalanan jadi becek dan berlumpur setelah ada pembangunan ini," ujarnya sembari menunjuk bangunan rumah makan tersebut.

Hal yang sama dialami Maria warga Gang Manggis C saat melintas di persimpangan gang. Bahkan ia mengaku pernah terjatuh dari sepeda motornya karena jalanan licin dan berlumpur.

Warga lain mengaku tidak pernah tahu dan tidak diberitahukan oleh pihak kelurahan maupun lingkungan terkait adanya pembangunan di kawasan tersebut.[br]

"Kami di sini tak pernah tahu itu bangunan buat apa, mereka juga pasang tembok batu yang tinggi di sekelilingnya. Dengar-dengar mau dibuat kafe, tapi sampai sekarang kami tidak melihat ada plank IMB," ujar warga.

Saat dicoba konfirmasi dengan mendatangi lokasi pembangunan, tak seorangpun pekerja yang mau memberi keterangan. Saat ditanya apparat kelurahan, mereka mengaku tidak mengetahui adanya bangunan tersebut.

Warga berharap pemerintah melihat kondisi ini. Mereka tidak mempermasalahkan adanya pembangunan di daerahnya, namun hendaknya memperhatikan keluhan masyarakatan setempat. Selain itu, hendaknya warga yang hendak membangun mengurus izin agar tidak menyalahi. (A12/d)

Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru