
Unjuk Rasa Memanas, Rumah Sri Mulyani Digeruduk dan Dijarah Massa
Jakarta (harianSIB.com)Aksi unjuk rasa warga Jakarta masih berlanjut hingga Minggu (31/8) dini hari dan memicu kericuhan di sejumlah titik.
Sungai Lau Tir dan Lau Kenjulu di Desa Gunung, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, meluap, Kamis (10/10/2024), pukul 22.30 WIB. Akibatnya, puluhan hektare lahan pertanian milik warga rusak, termasuk tanaman padi dan ternak seperti ayam, kambing dan babi hanyut terbawa luapan.
Meluapnya Sungai Lau Tir dan Lau Kenjulu ini, akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir melanda daerah itu.
Baca Juga:
Kepala Desa Gunung, Irwan Sebayang ditemui Jurnalis SIB News Network (SNN), Jumat (11/10/2024), menjelaskan, awalnya hujan turun sejak sore hingga malam hari. Namun sekitar pukul 22.00 WIB, terdengar suara gemuruh seperti air bah.
"Ternyata suara itu adalah arus sungai Lau Kenjulu dan Lau Tir meluap yang merusak lahan pertanian masyarakat di sepanjang daerah aliran sungai," katanya.
Baca Juga:
Diakuinya, bencana alam tersebut tidak ada korban jiwa. Sebelum kejadian itu, salah satu warga yang tinggal di aliran pinggiran sungai tersebut sempat diungsikan dari derasnya aliran sungai.
Dikatakannya, banjir bandang tersebut juga merusak puluhan hektar areal persawahan dan hewan ternak warga hilang terbawa air sungai.
Irwan berharap agar pemerintah dan instansi terkait segera turun untuk memberikan perhatian dan membantu warga yang terkena musibah banjir ini.
Sementara itu, Kapolsek Tigabinanga, Iptu Solo Bangun dikonfirmasi saat di lokasi bencana menyampaikan, meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian material yang ditimbulkan cukup besar.
"Kami memperkirakan kerugian materi mencapai lebih kurang Rp600 juta dan 3 rumah warga di Desa Gunung tergenang air dan lumpur, sementara satu rumah milik Isna br Sebayang hanyut terbawa banjir," ungkapnya.
Sementara rumah yang terdampak adalah milik Mastura br Peranginangin (48), Wardana Sebayang (50) dan Dian Apriandi (40). Ketiga rumah tersebut tergenang air dan lumpur akibat banjir bandang.
"Kami telah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan mengevakuasi warga yang terdampak dan berkoordinasi dengan pihak pihak terkait, termasuk Camat Tigabinanga, Kepala Desa Gunung untuk penanganan lebih lanjut," katanya.
Dalam upaya penanganan bencana ini, Kapolsek Tigabinanga didukung sejumlah personel, secara aktif membantu evakuasi warga dan pengamanan di sekitar lokasi bencana.
Saat ini, Polsek Tigabinanga terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penanganan lebih lanjut, termasuk perbaikan infrastruktur yang rusak dan bantuan bagi warga yang terdampak.
"Kami meminta warga untuk selalu siaga dan melaporkan jika ada kejadian serupa, agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat," tutupnya.(*)
Jakarta (harianSIB.com)Aksi unjuk rasa warga Jakarta masih berlanjut hingga Minggu (31/8) dini hari dan memicu kericuhan di sejumlah titik.
Jakarta (harianSIB.com)Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di depan NasDem Tower, Jakarta Pusat, memblo
Medan(harianSIB.com)Pemko Medan telah melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pangan beras,
Jakarta (harianSIB.com)Presiden Prabowo Subianto memanggil Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. D
Jakarta (harianSIB.com)Video yang menampilkan rumah politikus PAN, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio, dijarah massa beredar luas di media