Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 31 Agustus 2025

Bupati Humbahas Hadiri Nederland Economic Mission di Jakart

Frans Koberty Simanjuntak - Senin, 16 Juni 2025 16:22 WIB
804 view
Bupati Humbahas Hadiri Nederland Economic Mission di Jakart
Foto Dok/Dinas Kominfo
HADIRI : Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan foto bersama dengan peserta Nederland Economic Mission yang dilaksanakan oleh Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Hotel Shangri-La Jakarta, Senin (16/6/2025).
Humbahas(harianSIB.com)

Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dr Oloan P Nababan menghadiri acara Nederland Economic Mission yang dilaksanakan oleh Kedutaan Besar Kerajaan Belanda yang dilaksanakan di Hotel Shangri-La Jakarta, Senin (16/6/2025).

Turut mendampingi bupati, Sekretaris Daerah Chiristison R Marbun, Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Pommer Hutabarat dan Kepala Bagian Pembangunan Setdakab Adrianus Mahulae.

Baca Juga:

Kegiatan ini dihadiri oleh Mantan Menteri Luar Negeri Indonesia yang saat ini bertugas sebagai Water Envoy untuk UN (United Nation) Retno Marsudi, Wakil Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Bantuan Pembangunan Kerajaan Belanda Michiel Sweers, Ketua KADIN Anindya Bakrie, Wakil Menteri Perdagangan RI Dyan Roro Esti, Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN Marc Gerritsen serta para pengusaha.

Wakil Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Bantuan Pembangunan Kerajaan Belanda, Misiel Sweers menyampaikan bahwa walaupun wilayahnya sempit, namun Belanda merupakan negara pengekspor pangan terbesar kedua di dunia.

Baca Juga:

Dikatakatan juga, Belanda merupakan sumber pangan dan hortikultura yang mensuplai kebutuhan negara tetangganya terutama Jerman, Belgia dan Inggris.

Selain di bidang pertanian, lanjut dia menjelaskan, Belanda yang sebagian besar wilayahnya di bawah permukaan laut juga memiliki kepakaran di bidang penanganan air permukaan. Pengalaman dan sejarah maritim yang kuat juga membuat Belanda memiliki kepakaran dalam pembangunan pelabuhan.

"Karena itu misi dagang Kerajaan Belanda ini juga diharapkan dapat mendukung program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yakni pertumbuhan ekonomi 8 persen," kata Misiel.


Sementara Ketua KADIN Anindya Bakrie menekankan bahwa Belanda merupakan partner dagang Indonesia terbesar kedua di Eropa dengan volume perdagangan 2 miliar Euro impor dari Belanda dan 3,5 miliar Euro ekspor dari Indonesia.

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyan Roro Esti menekankan tentang sejarah panjang hubungan Indonesia-Belanda dan mengingatkan salah satu faktor yang paling utama dan penting dalam perdagangan antar negara sesungguhnya adalah hubungan antar manusia atau antar penduduk kedua negara.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Humbahas diperkenalkan oleh Joost Van Uum Konselor Pertanian Kerajaan belanda untuk Indonesia, Malaysia dan Singapore dengan municipalility Gementee Westland untuk menjajaki kerjasama antar pemerintah daerah.

Gementee Westland merupakan daerah dengan persentasi rumah kaca tertinggi di dunia. Gementee Westland telah melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah di Jepang, China, Khazakstan, Uzbekistan dan Vietnam.

Rangkaian kegiatan Economic Mission Kerajaan Belanda di Indonesia akan dilanjutkan dengan kunjungan ke Kabupaten Purwakarta pada Selasa, 17 Juni 2025 dan kunjungan ke Kabupaten Humbahas pada Rabu, 18 Juni 2025. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru