Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 30 Agustus 2025

Komisi XIII DPR Dukung Kanim TBA Naik Kelas

Regen Silaban - Kamis, 28 Agustus 2025 21:29 WIB
99 view
Komisi XIII DPR Dukung Kanim TBA Naik Kelas
Foto: Dok/Kanim TBA
RDP: Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Rinto Subekti bersama Marinus Gea, melakukan RDP dengan analis keimigrasian ahli utama, Pria Wibawa dan Kepala Kantor Ditjen Imigrasi Sumut Teodorus Simarmata di aula Kantor Wilayah Sumut, Kamis (28/08/2025).
Tanjungbalai(harianSIB.com)

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Rinto Subekti dan Anggota DPR RI Marinus Gea, mendukung penuh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan (Kanim TBA) untuk naik kelas, dari kelas II menjadi kelas I.

Dukungan itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) tim kunjungan kerja spesifik Komisi XIII DPR RI, dengan analis keimigrasian ahli utama, Pria Wibawa dan Kepala Kantor Ditjen Imigrasi Sumut Teodorus Simarmata di ruang aula Kantor Wilayah Sumut, Kamis (28/08/2025).

Baca Juga:

"Mengingat luas wilayah kerja dan potensi keamanan di wilayah perbatasan, kami pikir sudah pantas untuk Kanim Tanjung Balai Asahan naik kelas," ucap Subekti.

Hal itu diamini anggota Komisi XIII lainnya Marinus Gea. Ia mengatakan bahwa, dengan naik kelas, selain peningkatan PNBP juga akan meningkatkan kualitas pelayanan.

Baca Juga:

Sementara itu, Kepala Kanim TBA Barandaru Widyarto menerangkan bahwa saat ini pihaknya sudah mengajukan permohonan untuk peningkatan kelas dimaksud.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Kakanwil Ditjenim Sumut dan beliau mendorong agar Kanim TBA naik kelas dari kelas II jadi kelas I. Kita saat ini sedang berproses dan semoga dapat segera terealisasi mengingat kebutuhan kita untuk meningkatkan pelayanan dan penegakan hukum keimigrasian," ucapnya.

"Oleh karena itu kami juga mohon dukungan pimpinan (DPR) untuk dapat mendukung kami dalam pengadaan kapal patroli yang sesuai standar untuk melakukan pengawasan dan patroli laut di wilayah Perairan Selat Malaka," tuturnya. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru