Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 31 Agustus 2025

Bupati Tapteng Hadiri Rakor Penanganan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Rosianna Anugerah Hutabarat - Kamis, 15 Mei 2025 10:37 WIB
1.117 view
Bupati Tapteng Hadiri Rakor Penanganan Infrastruktur Jalan dan Jembatan
(Foto: SNN/Dok/Diskominfo)
Bupati Masinton Pasaribu (baris kedua dari kiri ke kanan) saat sesi foto bersama usai rakor Penanganan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Medan.
Medan(harianSIB.com)

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu menghadir Rapat Koordinasi (rakor) Penanganan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Provinsi Sumut dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.

Rakor dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, yang bertempat di Aula Inna 2 Hotel Grand Inna, Jalan Balai Kota No. 2 Kesawan Medan, pada Rabu (14/5/2025).

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Wagubsu membeberkan bahwa jalan provinsi memiliki panjang total 3.005,65 km. Dari jumlah tersebut, sekitar 56% dalam kondisi baik, 21,81% dalam kondisi sedang, 4,78% mengalami kerusakan ringan, dan 17% dalam kondisi rusak berat.

Lainnya, jalan kabupaten/kota memiliki panjang total mencapai 35.379,07 km, atau sekitar 86% dari total jaringan jalan di Sumatra Utara.

Baca Juga:

Menurutnya, kerusakan pada ruas jalan akan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat dan daya saing daerah.

Selain itu, pembangunan jalan dan jembatan juga secara langsung berkaitan dengan peningkatan pelayanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, serta pengembangan wilayah tertinggal dan terisolir.

"Disinilah pentingnya koordinasi, sinergi, dan inovasi antara seluruh pemangku kepentingan. Kita harus mampu menyusun skala prioritas yang tepat, memanfaatkan sumber daya daerah secara optimal," ucap Surya.

Dia menyampaikan, pentingnya menjajaki berbagai alternatif pembiayaan lainnya seperti kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), dana corporate social responsibility (CSR), dan dukungan dari mitra strategis lainnya.

"Kami mengajak semua pihak berkolaborasi menangani jalan di Sumut. Penanganan jalan Sumut, memiliki tantangan tersendiri yaitu panjang hingga lanskap wilayah yang beragam," imbau Wagubsu.

Sementara itu, Stanley Cicero Haggard Tuapattinaja, Kepala BBPJN Sumatera Utara juga menyebutkan kolaborasi merupakan hal penting dan strategis dalam penanganan jalan dan jembatan di Sumut. Untuk itu, Ia mendorong kolaborasi dengan sektor swasta dan perusahaan lain yang beroperasional di Sumut.

"Kami percaya perencanaan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan tidak bisa berjalan sendiri, diperlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan dunia usaha. Demi memunculkan konektivitas wilayah yang lebih merata dan aman," ungkapnya.

Turut hadir pada pembukaan rapat tersebut para Bupati dan Walikota se-Sumatera Utara. (**)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru