Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 01 September 2025

Mangapul Purba: Rencana Gubernur Sumut Promosikan Babi Panggang Karo ke Mancanegara Langkah Strategis

Firdaus Peranginangin - Kamis, 29 Mei 2025 15:25 WIB
2.710 view
Mangapul Purba: Rencana Gubernur Sumut Promosikan Babi Panggang Karo ke Mancanegara Langkah Strategis
Foto harianSIB.com/Firdaus
Mangapul Purba SE MIKom.
Medan (harianSIB.com)

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba MIKom menilai, rencana Gubernur Sumut Bobby Nasution, untuk mempromosikan makanan khas Babi Panggang Karo (BPK) ke mancanegara, dengan mengajak food vlogger asal Korea, sebagai langkah strategi brilian untuk mengangkat citra Sumut melalui jalur pariwisata dan ekonomi kreatif kearifan lokal.

"BPK dikenal sebagai kuliner legendaris dari Tanah Karo yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat. Jika dipromosikan ke mancanegara, tentunya kita sangat mengapresiasi, karena dengan sendirinya citra khas makanan lokal akan terangkat ke dunia Internasional," ujar Mangapul Purba kepada wartawan, Kamis (29/5/2025) melalui telepon ketika dimintai tanggapannya.

Baca Juga:

Apalagi disebutkan, tambah anggota dewan Dapil Pematangsiantar - Simalungun ini, Gubernur Sumut akan menggandeng food vlogger asal Korea Selatan, yang targetnya nanti agar pasar internasional lebih mengenal cita rasa dan kekayaan budaya Sumut.

"Ya, ini gebrakan yang cerdas, sangat spektakuler, berani serta sangat potensial, perlu dikelola dengan bijak, sebab bisa membuka mata dunia bahwa Indonesia, khususnya Sumut, punya keanekaragaman kuliner yang kaya rasa dan tradisi," ujar Mangapul Purba sembari menambahkan, promosi kuliner ini sangat tepat sasaran karena terbukti menjadi salah satu daya tarik utama wisatawan mancanegara.

Baca Juga:

Politisi yang hingga kini partainya masih "berseberangan" dengan Bobby Nasution ini menyakini, promosi melalui konten video dari vlogger Korea yang memiliki jutaan pengikut ini, tentunya akan memberikan dampak promosi yang luar biasa luas bagi makanan khas BPK asal Sumut.

"Jika ini terealisasi, tentunya sektor UMKM kuliner, peternak babi lokal, serta pelaku pariwisata diperkirakan akan mendapatkan dampak ekonomi positif secara langsung. Promosi ini bisa menjadi pintu gerbang baru dalam membangkitkan ekonomi pasca pandemi di sebagian wilayah Sumut," tandas Mangapul.

Namun demikian, ujar Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut ini, perlu diingat bahwa babi merupakan bahan pangan yang sensitif secara religius. Maka penting untuk membungkus narasi promosi ini dalam semangat keragaman budaya, bukan gaya hidup tertentu.

Mangapul menyarankan agar promosi BPK dilakukan secara segmentatif, narasinya harus dikemas secara baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dengan memasukkan pula makanan khas lainnya seperti arsik ikan mas, mie gomak, naniura, hingga saksang, sehingga tercipta persepsi yang berimbang dan menghormati keberagaman budaya.

"Intinya langkah Gubernur mempromosikan BPK ke mancanegara, merupakan terobosan yang berani dan potensial. Bila dijalankan dengan narasi yang cermat, inklusif dan berbasis pada semangat pelestarian budaya, akan menjadi contoh sukses promosi daerah yang modern namun tetap menghargai nilai-nilai lokal.

Penegasan itu disampaikan Mangapul Purba menanggapi rencana Gubernur Sumut, untuk mempromosikan makanan khas BPK ke mancanegara, salah satunya dengan mangajak food vlogger asal Korea untuk menikmati BPK di Medan.(*).

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru