Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 02 Juli 2025

Gubernur Sumut Buka Rapat Daerah GSJA Sumut- Aceh 2025

Rickson Pardosi - Selasa, 01 Juli 2025 17:42 WIB
119 view
Gubernur Sumut Buka Rapat Daerah GSJA Sumut- Aceh 2025
(Foto: Rickson Pardosi)
Gubernur Sumut diwakili Kadis Perpustakaan dan Arsip Provsu Desni Maharani Saragih didampingi Ketua BPD Pdt Anthony Silaban STh dan pengurus lainnya foto bersama usai membuka secara resmi Rapat Daerah GSJA Daerah Sumut 1-Aceh di Hotel Caribia Medan, Selas
Medan(harianSIB.com)

Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kadis Perpustakaan dan Arsip Provsu Desni Maharani Saragih SSTP MSi menghadiri sekaligus membuka secara resmi Rapat Daerah Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Daerah Sumut 1 -Aceh yang ditandai dengan pemukulan gong di Hotel Caribia, Medan, Selasa (1/7/2025).

Kegiatan yang dihadiri 211 pendeta GSJA itu dilaksanakan selama 3 hari untuk memilih Ketua Badan Pengurus (BPD) Sumut- Aceh.

Baca Juga:

Kata sambutan Gubernur Sumut yang dibacakan Kadis Perpustakaan dan Arsip itu, mengharapkan rapat dapat menghasilkan putusan-putusan untuk kemajuan organisasi, memperkuat persatuan jemaat dan memperkokoh peran gereja dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Rapat Daerah Sumut 1-Aceh, Pdt Jefri Silaban STh didampingi Pengurus dan Penasehat GSJA Sumut 1-Aceh, Pdt Lider Manalu MTh mengatakan, rapat daerah merupakan pertemuan pendeta pendeta di wilayah 1 hingga Wilayah 8, untuk melaporkan pertanggungjawaban kerja, sekaligus periodesasi pemilihan pengurus daerah periode ke depannya.

Baca Juga:

"Acara dilakukan selama 3 hari mulai tanggal 1 sampai 3 Juli 2025 dan dibuka secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan dihadiri 211 pendeta," katanya.

Kegiatan Rapat Daerah GSJA Daerah Sumut 1-Aceh diawali dengan barisan prosesi dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dipandu Pdt Jhoni Situmorang STh.

Usai pemberian kata kata sambutan, acara dilanjutkan dengan ibadah dan kegiatan rapat. Pada hari ketiga akan dilakukan pemilihan pengurus dan Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD). Setiap pendeta berhak dipilih dan memilih.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru