
Eko Patrio dan Pasha Sampaikan Permohonan Maaf Terkait Polemik Video Parodi
Jakarta(harianSIB.com)Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Eko Patrio, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat Indonesia atas pole
"Para hakim adalah benteng terakhir keadilan sekaligus tumpuan harapan rakyat. Tepat jika dikatakan bahwa hakim merupakan benteng terakhir, sebab semua sengketa, baik antara individu, masyarakat, maupun antara rakyat dengan negara, akan berakhir pada ketukan palu dan putusan hakim," ujarnya sebagai narasumber pada kuliahbumum di Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan, Rabu (27/8/2025), di Main Hall Lantai 10 Unpri Medan
Baca Juga:
Acara yang mengangkat tema "Membangun Profesionalisme dan Integritas Hakim Sebagai Benteng Terakhir Penegakan Hukum dan Keadilan di Negara Kesatuan Republik Indonesia" dengan peserta 1.000 mahasiswa dari berbagai fakultas. Dan kehadiran Ketua MA didampingi rombongan pejabat tinggi peradilan, di antaranya Ketua Pengadilan Tinggi Medan Dr H Siswandriyono SH MHum, Ketua PTTUN Medan Dr Arifin Marpaung SH MHum, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan Dr H Darmansyah Hasibuan SH MH, serta Kepala Pengadilan Militer Tinggi I Medan Laksamana Pertama TNI Hari Aji Sugianto SH MH.
Rombongan Ketua MA disambut hangat pimpinan UNPRI, yaitu Ketua Badan Pelaksana Harian Prof Dr Tommy Leonard SH MKn, Rektor UNPRI Prof Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes, beserta jajaran Wakil Rektor serta Dekan Fakultas Hukum Dr Elvira Fitriyani Pakpahan SHI MHum dan jajarannya.
Baca Juga:
Ketua MA juga menjelaskan, bahwa hakim merupakan penjaga nilai keadilan yang melampaui teks hukum. "Hakim adalah jembatan antara teks hukum yang kaku dengan nilai keadilan yang hidup dalam masyarakat. Hakim hadir merealisasikan nilai keadilan yang abstrak agar dapat diwujudkan secara nyata," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ketua MA menyoroti pentingnya profesionalisme dan integritas hakim, sebagai syarat mutlak untuk menjaga legitimasi lembaga peradilan. MA, menurutnya, telah menjalankan berbagai kebijakan strategis, seperti rekrutmen transparan, penguatan sistem pengawasan, pembinaan berkelanjutan, serta digitalisasi layanan peradilan guna memperkuat akuntabilitas dan mengurangi potensi penyimpangan.
"Putusan hakim ibarat kata akhir dalam sebuah perdebatan panjang. Dari putusan tersebut, harkat, kehormatan, bahkan nyawa seseorang bisa ditentukan. Ketika sengketa terjadi, ketika semua jalan musyawarah dan perundingan gagal, orang masih percaya bahwa hakim dapat menghadirkan kebenaran dan keadilan. Di pundak seorang hakim, tersandar harapan terakhir masyarakat, akan hadirnya keadilan sejati. Di tangan para hakim, penegakan hukum menemukan ujungnya dan keadilan menemukan wujudnya,"tambahnya.
Jakarta(harianSIB.com)Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Eko Patrio, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat Indonesia atas pole
Pandan(harianSIB.com)Ericson Maharaja ST dilantik menjadi Ketua DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Tapanuli Tenga
Medan(harianSIB.com)Perumda Tirtanadi Sumut menghadirkan kemudahan baru bagi pelanggan dalam membayar tagihan air. Kini pembayaran bisa dila
Kediri(harianSIB.com)Aksi solidaritas untuk Affan Kurniawan (21) di Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (30/8/2025) malam, berlangsung ricuh. Aks
Medan(harianSIB.com)Pengamat Ekonomi, Gunawan Benyamin, menilai aksi demonstrasi yang belakangan ini semakin sering terjadi telah memberikan