Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 30 Agustus 2025
Penghargaan Pesepakbola Terbaik Sepanjang Masa

San Paolo Kini Jadi Diego Armando Maradona Stadium

* Maradona Disemayamkan di Istana Presiden
Redaksi - Jumat, 27 November 2020 11:51 WIB
582 view
San Paolo Kini Jadi Diego Armando Maradona Stadium
Getty Images/Ivan
Stadion San Paolo yang akan diubah menjadi Diego Maradona Stadium. 
Naples (SIB)
Walikota Naples merasa kehilangan sosok Diego Armando Maradona. Maka dari itu, dia setuju mengabadikan nama Maradona di Stadion San Paolo.

Maradona meninggal dunia akibat henti jantung di rumahnya, Rabu (25/11) malam WIB. Mantan pesepakbola asal Argentina ini meninggal di usia 60 tahun.

Maradona menghabiskan karier sepakbolanya di Napoli selama tujuh tahun. Dia tiba di kota Naples pada Juli 1984 usai meninggalkan Barcelona, yang selama dua musim dibela.

Wajar jika Napoli dan sebagian besar warga kota Napoles merasa kehilangan sosok Maradona. Bagi mereka, Maradona adalah 'Tuhan' karena berhasil melambungkan prestasi Napoli.

Selama memperkuat Napoli, Maradona memberikan dua gelar Serie A dan satu gelar Piala UEFA. Maka dari itu pihak klub menginginkan stadion San Paolo diubah namanya menjadi San Paolo-Maradona atau Diego Armando Maradona Stadium, sebagai bentuk penghormatan.

Bak gayung bersambut, Luigi De Magistri selaku walikota Naples juga menginginkan Maradona diabadikan sebagai nama stadion berkapasitas 55 ribu tempat duduk itu.

"Kami akan menamai stadion San Paolo untuk menghormati Diego Armando Maradona!," ujar De Magistris di akun twitternya.
"Diego Armando Maradona, pesepakbola terbaik sepanjang masa sudah tiada."

"Dia membuat warga bermimpi, dia melambungkan Naples dengan kejeniusannya. Diego sudah jadi warga kehormatan kami pada 2017, Neapolitan dan orang Argentina, Anda memberikan kebahagiaan serta kesenangan untuk kami. Naples mencintaimu!
Disemayamkan di Istana

Diego Armando Maradona begitu istimewa untuk masyarakat Argentina. Bahkan jenazahnya pun bakal disemayamkan di Istana Presiden Argentina.

Kepergian Maradona yang mendadak ini begitu membuat sedih publik dunia, terutama masyarakat Argentina. Betapa tidak, Maradona sudah dianggap dewa atau bahkan Tuhan oleh sebagian besar masyarakat di sana.

Pencapaian gemilang selama kariernya membuat Maradona dielu-elukan. Apalagi Maradona yang berhasil membawa Argentina terakhir jadi juara Piala Dunia 1986.

Maka dari itu ketika Maradona berpulang ke sang pencipta, Argentina bakal memberikan pelepasan sebaik-baiknya. Pemerintah Argentina berencana menyemayamkan jenazah Maradona di Istana Kepresidenan.

Tak cuma itu, Pemerintah Argentina juga mengumumkan tiga hari berkabung nasional atas kepergian Maradona tersebut.
"Maradona akan disemayamkan di Istana Casa Rosada sehingga publik bisa memberi penghormatan kepada pahlawan olahraga "dari Kamis sampai Sabtu," kata juru bicara kepresidenan Mario Huck.

Presiden Argentina Alberto Fernandez juga melepas kepergian Maradona secara khusus, yakni mengunggah foto bersama Maradona di akun Instagramnya.

"Kamu membawa kami ke tempat tertinggi di dunia. Kamu membuat kami luar biasa bahagia. Kamu adalah yang terbaik dari semua. Terima kasih telah hadir, Diego. Kami akan merindukanmu di sisa hidup kami," ujar Fernandez.

Sementara itu, fan melepas kepergian Maradona di berbagai sudut kota Buenos Aires, termasuk di luar Stadion Argentinos Juniors. Argentinos Juniors adalah klub profesional pertama Maradona. (detikcom/f)

Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru