Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 01 September 2025

Laporkan Penipuan Kontak di Google Maps dengan Langkah Ini

Robert Banjarnahor - Rabu, 14 Agustus 2024 09:07 WIB
372 view
Laporkan Penipuan Kontak di Google Maps dengan Langkah Ini
KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto
Scammer alias penipu di jagat maya memiliki modus baru. Penipu mengubah informas alamat sebuah lokasi atau bisnis di Google Maps dengan nomor kontak palsu.
Jakarta (harianSIB.com)
Baru-baru ini ada kejadian di Indonesia di mana penipu (scammer) memanfaatkan Google Maps untuk memasukkan nomor telepon palsu di profil bisnis. Mereka menggunakan fitur "Suggest an edit" untuk mengubah informasi kontak, yang kemudian dapat disetujui oleh Google dan muncul di Google Maps.

Jika seseorang menghubungi nomor palsu tersebut, penipu bisa melanjutkan aksinya, seperti meminta uang atau informasi pribadi. Google Indonesia sudah mengakui masalah ini dan mengatakan bahwa mereka sedang memperbaiki sistem untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

*Bisa lapor ke Google sebagai spam

Baca Juga:

Apabila menemukan upaya scam seperti di atas, dilansir dari Kompas.com, pengguna dapat melaporkan hal ini sebagai penyalahgunaan atau spam di Google Maps. Adapun spam didefinisikan Google sebagai data yang bersifat ilegal, menyinggung, menipu, atau berbahaya. Pengguna yang diketahui terlibat dalam spam akan diblokir. Laporan ini dapat dilakukan di dua platform, yakni di komputer (PC/desktop) dan di mobile (iOS/Android).

Di PC, pengguna bisa membuka situs Google Maps kemudian mengeklik ikon garis tiga (hamburger line) di sebelah kiri atas situs. Kemudian, pilih menu "Edit the map" (Tinjau peta) dan "Your opinions about Maps" (Opini Anda terkait Maps).

Baca Juga:

Pilih "Report an issue" (Laporkan masalah) untuk melaporkan masalah yang dihadapi. Jika ingin mencantumkan gambar, klik tombol "Suggest an idea" (Sarankan ide). Pengguna nantinya akan menuliskan masalah yang dihadapi, kemudian mengirimnya dengan menekan tombol "Next".

Cara melaporkan konten penipuan di mobile bisa dilakukan dengan membuka aplikasi Google Maps, mengetuk foto profil di kanan atas halaman, kemudian memilih menu "Help & feedback" (Bantuan dan saran). Setelah itu, ketuk "Send product feedback" (Kirimkan saran produk), dan nantinya pengguna akan diarahkan untuk memilih menu "Report an issue" atau "Suggest an idea", sama seperti versi desktop.

Ketika memberikan masukan, Google menyarankan pengguna untuk memberikan saran yang spesifik. Tidak hanya itu, pengguna juga perlu menyertakan informasi sebanyak-banyaknya. Makin banyak informasi yang diberikan, makin besar juga peluang Google untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Google nantinya akan menjawab laporan pengguna, contohnya menyarankan pengguna untuk mengedit informasi yang salah tersebut.

*Cara membetulkan informasi di Google Maps

Pengguna bisa mengedit atau kolom alamat yang sudah disalahgunakan scammer dengan memanfaatkan fitur "Suggest an edit". Dilansir dari KompasTekno, hanya perlu mengeklik tombol "Suggest an edit". Kemudian, mengubah informasi yang ada seperti nomor telepon.

Dalam waktu tiga menit, hasil edit sudah disetujui dan sudah muncul di Google Maps. Namun pemilik bisnis, tidak menerima notifikasi bahwa informasi lokasi bisnisnya telah diedit oleh orang lain.

Catatannya, hasil edit ini tidak selamanya diterima. Saat nomor scammer dicoba dihapus dari salah satu cabang bank swasta, hasil edit justru ditolak oleh Google Maps. Nomor telepon scammer tetap muncul menyatu dengan alamat bank swasta tersebut. Jadi, pemilik tempat atau bisnis harus rajin mengecek tempat miliknya di Google Maps, supaya tidak dijadikan target serangan.

*Tips untuk pengguna

Untuk membentengi diri dari penipuan macam ini, pengguna juga harus aktif melakukan verifikasi atas informasi yang didapat via Google Maps.

Caranya, pengguna bisa melihat di akun/situs resmi hotel/bank/restoran dan lain-lain. Pengguna bisa juga mengecek nomor telepon dari Google Maps di aplikasi pendeteksi nomor telepon seperti GetContact, TrueCaller, Me Caller ID, Sync.Me, Mr. Number, dan lain sebagainya.

Semua aplikasi pendeteksi nomor telepon itu, termasuk GetContact, punya kemampuan utama untuk menyajikan identitas atau nama pemilik nomor telepon. Di GetContact, kemampuan itu hadir dalam fitur Tag.

Jika diminta melakukan pembayaran uang muka (down payment/DP), pengguna bisa mengecek nomor rekening yang diberikan milik penipu atau bukan. Misalnya dengan mengecek nomor rekening penipu di situs kredibel.com dan cekrekening.id dari Kominfo.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru