06 Feb 2026 3.179 kali
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sumatera Utara (WALHI Sumut) mencatat hampir seluruh wilayah di Provinsi Sumatera Utara mengalami krisis ekologis sepanjang tahun 2024. Data ini diperoleh dari hasil kerja lapangan dan data sekunder yang dikumpulkan WALHI Sumut.
Direktur Eksekutif WALHI Sumut, Rianda Purba, saat menyampaikan Catatan Tahunan Lingkungan Hidup WALHI Sumut dan Konsolidasi Masyarakat Sipil di Medan, Selasa (17/12/2024), menjelaskan bahwa krisis ekologis terjadi akibat gagalnya sistem pengelolaan alam, lemahnya penegakan hukum, serta intimidasi terhadap petugas lingkungan hidup.
Akibatnya, daya dukung dan daya tampung lingkungan hancur, ekosistem rusak, serta mengganggu kehidupan rakyat.