Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026
Hari Penuh Cinta

Anak-anak Sekolah Minggu HKBP UAS Medan Berbagi Kasih ke Rumah Sakit

- Minggu, 21 Februari 2016 14:49 WIB
450 view
Medan (SIB)- Anak-anak  Sekolah Minggu (ASM)  HKBP Uskup Agung Sugiopranoto, Medan, berbagi kasih pada moment ”Hari Penuh Cinta”, Minggu (14/2) sore. Seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka melakukan kunjungan  kasih ke  RS Herna, Jl Majapahit, Medan, membesuk pasien-pasien yang dirawat di sana. Didampingi oleh Guru Sekolah Minggu (GSM), yang dikoordinir oleh Debby Haro SE Ak sebagai PIC, serta  7 orang orangtua anak sekolah minggu (ASM), 

diterima dengan baik pihak RS Herna. Lambok Sipayung. Setelah mendapat arahan dari St Ertha F Sianipar dan  St Drs JH Panggabean serta berdoa bersama, 25 orang ASM, dibagi menjadi 3 tim dan menyebar    masuk ke ruang perawatan pasien yang sudah ditentukan pihak RS. Di dalam ruangan,  ASM  menyapa, membaca Firman Tuhan, memimpin doa, dan menyerahkan paket berupa rangkaian bunga, cokelat, Renungan Harian, dan bersama-sama menyanyikan lagu pujian diiringi gitar (sesuai kondisi pasien dan ruangan). Semua  ASM  yang secara bergantian dari ruangan yang satu ke ruangan lainnya dapat melakukan tugas ini dengan baik antara lain   Markus Hutahaean, Ezra Paterisia Hutapea, Kevin Sihombing, Kezia Silitonga Grasella Silitonga, Sinta Siahaan, Kezia Simanjuntak, Hasianna Sitorus, Karen Simanjuntak, Rumata Simanjuntak, Juan Sitorus dan ASM lainnya.

Kegiatan  ASM  bertajuk ”kunjungan kasih”  yang merupakan program Seksi Sekolah Minggu HKBP UAS di ”Tahun Keluarga HKBP” ini  disambut baik setiap pasien yang dijenguk. Ada  yang terlihat gembira dan meminta lagu pilihan untuk dinyanyikan, ada yang menyampaikan ucapan terima kasih berikut kata-kata berkat kepada ASM dan ada juga yang mengekspresikan  rasa haru mendengar sapaan mulut mungil ASM yang terdengar tulus. Salah seorang pasien Ny R Pasaribu Br Sianipar dari Tarutung, menyatakan sangat bersyukur dan berterima kasih. “Kedatangan kalian ini sangat mengesankan dan teruslah melakukan hal seperti ini,”  ujarnya. Terkesan memang bahwa semua pasien, merasa ’terobati’ atas kedatangan tim ASM oleh suara anak kecil yang berdoa memohon kesembuhan, kesehatan dan pertolongan Tuhan bagi pasien merupakan hal yang khas dalam kunjungan ini Firman Tuhan yang dibacakan anak-anak sebelum berdoa menguatkan   hati  pasien untuk mendapatkan kesembuhan atas berkat dan kasih Tuhan Yesus Kristus. Capaian ini adalah berkat kebersamaan GSM dengan para orangtua ASM seperti harapan yang disebutkan oleh orangtua ASM St Sepanya Hutapea SE  yang memimpin doa penutup dalam kegiatan ini.

ASM yang terlibat dalam aksi ini ternyata juga senang dan hal itu mereka nyatakan serentak  ketika ditanya saat semuanya berkumpul kembali usai besuk dari semua ruang rawat yang dilayani. Yang jelas mereka dalam suasana kekeluargaan yang akrab sesama ASM dan GSM dan para orangtua mendapat suatu didikan pengalaman  berharga  mendoakan pasien serta menyatakan kasih kepada orang  yang belum mereka kenal sebelumnya. Dan GSM yang ikut mendampingi para ASM ini (Ny L Silitonga-Ir J Br L Tobing, Ny JH Panggabean-H Br Tampubolon MPd, Vica Sitompul SE Ak; Lundu Simanjuntak ST, Handy Siahaan AMd, Silvy Marpaung SE Ak, Rotua Chronika Simatupang) sejalan bahwa aksi yang merupakan prakarsa gereja/Seksi Sekolah Minggu ini memang dimaksudkan untuk memberi didikan lewat pengalaman kepada ASM, mereka belajar dan dapat bertumbuh dalam kasih,   mengartikulasikan makna  kasih lewat aksi. Peran Sekolah Minggu (baca Gereja) sangat strategis bersinergi dengan para orangtua  untuk menuntun dan membekali  ASM  dalam pertumbuhan iman.

Terlebih lagi di Tahun  2016, sebagai Tahun Keluarga yang sudah dicanangkan oleh pimpinan HKBP  didikan aktif dari orangtua dalam komunikasi aktif  serta peragaan hidup yang baik di tengah keluarga serta adanya sinergitas dengan gereja terutama tuntunan praktis dalam penggembalaan gereja,  ASM  yang merupakan masa depan bangsa Indonesia dan masa depan gereja bertumbuh secara iman; menang  melawan berbagai pengaruh buruk yang ada di sekitar mereka. (R4/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru