Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Mantan Yakuza Temukan Tuhan di Penjara, Kini jadi Pendeta

- Minggu, 28 Februari 2016 15:42 WIB
1.077 view
Mantan Yakuza Temukan Tuhan di Penjara, Kini jadi Pendeta
Tatsuya Shindo Mantan Yakuza, Kini jadi Pendeta setelah temukan Tuhan di Penjara.
Tokyo (SIB)- Tatsuya Shindo (44) adalah mantan gengster Jepang atau kelompok yang akrab disebut Yakuza. Kini, Shindo telah berbalik dari dunia kelam itu dan memilih untuk berdiri di atas mimbar dan membagi khotbah kepada ratusan anggota jemaat gereja yang hadir.

Sebagian besar anggota jemaat yang dipimpinnya bahwa adalah para mantan Yakuza. “Sebelumnya, kita adalah anggota geng yang bermusuhan, saling menembakkan sejata. Kini kita menyembah Tuhan yang sama,” ucap Shindo, seperti dilansir CNN, Selasa (23/2).

Kebanyakan dari mantan Yakuza ini mengaku bergabung dengan kelompok mafia Jepang itu sejak berusia muda. Sebagian diantaranya berasal dari keluarga berantakan dan memilih bergabung dengan Yakuza sebagai rumah. Mereka beranggapan bahwa kehidupan anggota Yakuza begitu mengasyikan. Meski begitu, mereka menyadari ada harga yang harus dibayar, yaitu darah.

“Bosku terbunuh. Orang-orang tewas dalam perebutan kekuasaan. Kaki-kaki yang ditembus timah panas, temanku sesama pemakai narkoba meninggal akibat keracunan. Bunuh diri kerap terjadi, juga kematian tiba-tiba. Aku telah menyaksikan banyak kematian. Aku melihat bawahanku ditusuk hingga mati,” terangnya.

Shindo menjelaskan, awal perjumpaannya dengan Tuhan terjadi ketika dirinya mendekap di dalam sel penjara. Dia banyak membaca di balik jeruji besi dan menemukan Tuhan di sana. Setelah dibebaskan, Shindo tak lagi kembali menjadi anggota Yakuza. Dia memilih untuk mendalami agama dan menjadi pendeta sudah hampir 10 tahun lamanya.

Meski tidak mudah bagi seorang Yakuza untuk kembali menjalani kehidupan yang normal, namun kehadiran Shindo telah mengubahkan banyak diantara mantan Yakuza lainnya. Dalam perjalanan baru Shindo ini, dia telah membawa sekitar 100 orang kepada Tuhan dan membaptis mereka, termasuk ibunya, Yoshini Shindo.

“Ketika dia kembali dari penjara, ia meminta maaf dan berkata, ‘Aku bertahan hidup selama ini demi ibu’. Ketika mendengar kata-kata tersebut, saya memutuskan untuk melupakan segala sesuatu yang terjadi di masa lalu. Dan sekarang, saya sangat bahagia,” ucap sang ibu Yoshini.

Setelah menjalani kehidupan baru, Shindo dan mantan-mantan Yakuza lainnya mengaku merasakan kehidupan yang lebih bahagia. Sebab mereka masih berkesempatan mengubah jalan hidup yang sebelumnya kelam dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. (cnn/Liputan 6.com/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru