Pendahuluan
Kita ingin hidup dalam keadaan "baik-baik dan sehat saja" Kita diberi hanya satu tubuh dan tubuh itu tiap hari kita pulihkan agar bugar dan bersih.
Kesehatan tubuh kita maupun jiwa kita adalah anugrah pemberian Tuhan dan sekaligus tanggung jawab kita. Karena setiap pemberian adalah tanggung jawab. Kita berdoa dan memohon agar keadaan kita baik-baik dan sehat saja. Begitulah doa dan harapan pengirim Yohanes kepada yang dikasihinya Gayus. Yohanes menulis kepada seorang sahabat yang bernama Gayus. Dua kali Yohanes memakai kata "yang kekasih" dalam dua ayat pertama dari surat yang pendek ini, yang diterjemahkan dari kata Yunani "Agapetos". Yohanes memperlihatkan kepada kita perhatian yang penuh dari pendeta yang baik dan penuh pengabdian. Yohanes berminat baik terhadap kesehatan fisik maupun spiritual Gayus. Yohanes, sama seperti Yesus Ia tidak pernah lupa bahwa manusia mempunyai tubuh dan jiwa dan kedua-duanya membutuhkan perhatian.
SEMOGA KITA BAIK-BAIK DAN SEHAT SAJA
Itulah doa dan harapan untuk diri kita maupun untuk kerabat dan kawan. Oleh karena itu, kita selalu menyampaikan doa dan harapan: Semoga kita baik-baik dan sehat-sehat saja.
Siapa tidak ingin"baik-baik dan sehat-sehat saja?" Namun kenyataannya sering berbeda. Memelihara kesehatan memang jalan yang panjang. Sebuah permulaan baru dalam pola hidup yang disebut New Start dipopulerkan oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Tiap hurup dalam sebutan itu merupakan singkatan dari Nutrition, Exercise, Water, Sunshine, Temperance, Air, Rest, Trust. Mari kita simak tiap kata itu.
Nutrition atau gizi tinggi. Tubuh kita adalah bagaikan mesin canggih dengan banyak suku cadang. Oleh sebab itu tubuh memerlukan bahan bakar, bahan pelumas, bahan untuk memelihara, bahan pelindung, bahan untuk mengganti suku cadang dan lainnya. Semua bahan itu kita peroleh melalui makanan yang seimbang antara protein(seperti tempe, ikan, telur), karbohidrat (singkong, nasi, roti), lemak (margarin, kacang-kacangan, minyak goreng), mineral (sayuran segar dan buah-buahan segar).
Exercise atau olah raga. Enggan lelah dan malas bergerak adalah pangkal penyakit. Tubuh memerlukan gerak, bahkan gerak cepat. Berjalan cepat adalah olah raga yang paling mudah dan murah. Jika kuat naik tangga, mengapa naik lift? Untuk jarak dekat, mengapa naik mobil? Maaf, saya tidak punya waktu, sering menjadi alasan untuk malas berolah raga. Cara kita mengatur dan menggunakan waktu tergantung dari pandangan kita tentang waktu. Tidak ada waktu sebenarnya tidak jujur. Sebetulnya kita mempunyai waktu 24 jam sehari. Namun kita tidak menyediakan waktu. Yang perlu adalah itikad untuk menyediakan waktu. Kita sediakan waktu untuk berolah-iman dan berolah-raga. Yesus Kristus setiap pagi mengawali hidupnya dengan berdoa dan berjalan. (Mrk.1:35). Bagaimana kita mengawali hari kerja kita? Berdoa dan berolah raga.
Water atau air minum. Sadarkah kita bahwa 70% dari tubuh terdiri dari air? Tubuh memerlukan air sebagai pelarut hasil pencernaan, pembawa zat-zat makanan dari alat pencernaan ke sel-sel dan membawa zat-zat kotoran ke ginjal. Air juga mengatur suhu tubuh. Sepanjang hari air keluar dari tubuh melalui pernapasan, kulit, usus dan ginjal. Oleh sebab itu, tubuh memerlukan sekitar sepuluh gelas air bening tiap hari. Tubuh memerlukan air terutama untuk organ-organ yang bahan bakunya air. Kita lihat dua organ yang mempunyai komponen air paling banyak. Darah memiliki komponen air sebanyak 95 %.
Pada saat tubuh kekurangan air, maka tubuh akan menyedot air dari darah. Akibatnya, darah akan menjadi kental, sehingga alirannya menjadi kurang lancar. Saat melewati ginjal yang berfungsi menyaring racun-racun dalam darah, maka ginjal harus bekerja ekstra keras kalau darah itu kental. Akibatnya, saring ginjal cepat rusak. Kita menjadi pasien ginjal. Kita harus cuci darah, mungkin seminggu sekali. Bayangkan penderitaannya dan biayanya. Organ kedua dengan kadar air yang tinggi adalah otak, yang memiliki komponen air 90 %, Ketika tubuh kekurangan air sehingga darah menjadi kental, maka darah yang kental itu terhambat di otak. Padahal sel-sel otak paling banyak butuh konsumsi yang dibawa oleh darah. Karena kekurangan konsumsi itu, sel-sel otak cepat rusak. Otak menjadi tidak encer. Akibat kentalnya darah, darah bisa tersumbat di otak. Ini disebut stroke. Tubuh begitu memerlukan air sehingga musuh pun diberi minum. Mengacu pada Kitab Amsal, rasul Paulus menulis,"Tetapi jika seterumu lapar, berilah dia makan, jika ia haus, berilah dia minum"(Rm.12:20).
Sunshine atau sinar matahari. Segala yang hidup memerlukan sinar matahari. Tubuh memerlukan sinar matahari pagi untuk memelihara system daya tahan terhadap penyakit, membantu penyerapan kalsium, memicu pertumbuhan sel baru pengganti jutaan sel yang rusak setiap hari.
Temperance. Kata ini mempunyai dua arti yaitu sederhana dan pantang minuman keras. Yang dimaksud adalah pola hidup yang wajar dan waras. Wajar dalam arti hidup yang bukan pesta pora dan waras dalam arti bukan bermabuk-mabukan.
Air atau udara. Mengapa petani tidak mudah kena flu dibandingkan dengan manajer? Karena petani bekerja di udara terbuka sedangkan manajer di ruang ber-AC. Udara terbuka yang bersih membuat kita sehat. Paru-paru membutuhkan oksigen alami yang dihasilkan oleh daun-daun. Bodoh kita sendiri kalau kita mencemarkan udara dengan asap rokok dan knalpot.
Rest atau istirahat. Baik kekurangan maupuin kelebihan istirahat merugikan kesehatan. Yang diperlukan adalah kewajaran sesuai dengan kebutuhan tubuh. Ini berarti jam tidur yang teratur, bukan hari ini tidak tidur lalu besok tidur sepanjang hari. Dari 24 jam sehari, delapan jam dipakai untuk tidur, itu adalah sepertiganya. Itu berarti sepertiga dari hidup kita pakai untuk tidur. Kalau saudara berumur 60 tahun sekarang, itu berarti saudara telah tidur selama 20 tahun. Lama betul? Di dalam Mamur 127:1-2, Tuhan memberi berkat dikala kita tidur. Berkat apa yang diberikan Tuhan pada waktu kita tidur? Berkat itu berupa pemulihan fungsi-fungsi tubuh. Tubuh kita terdiri dari milyaran sel. Tiap hari ada ribuan sel yang rusak atau habis dipakai. Sel-sel itu perlu diganti.
Pada waktu tidur tubuh kita tidak menganggur, melainkan menciptakan ulang-ribuan sel yang baru. Demikian juga pada waktu tidur, semua otot diseluruh tubuh mengendur dan menjadi rileks, supaya keesokan harinya bisa berfungsi lagi. Begitu juga ginjal, jantung dan alat-alat tubuh yang mengatur aliran metabolisme menjadi slow-down atau melambat pada waktu tidur. Yang paling beristirahat pada waktu tidur adalah otak. Sebab itu kalau orang tidak bisa tidur selama beberapa hari, yang paling terkena dampaknya adalah otak. Jadi, pada waktu kita tidur Tuhan memberi berkat yang sangat diperlukan, yaitu pemulihan dan penyegaran tubuh kita.
Trust atau mempercayakan diri. Kesehatan tergantung dari tanggungjawab kita, namun serempak kesehatan pun adalah anugrah Allah. Ada lalu lintas dau arah, yaitu kesungguhan dari pihak kita dan karunia dari pihak Tuhan. (r)