Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 18 April 2026

Kemana Roh Kita Setelah Kematian ?

- Minggu, 02 Juli 2017 22:32 WIB
1.450 view
Kemana Roh Kita Setelah Kematian ?
SIB/dok
IBADAH: Pdt Benget Rumahorbo MTh dan Ir Pantas Simanjuntak MSi serta Drs JM Hutapea MM, pada ibadah mahasiswa Medan, Rabu (21/6).
Medan (SIB)- Pdt Benget Rumahorbo MTh mengatakan, kebangkitan Kristus membebaskan kita dari kuasa kematian. Kemana roh kita setelah kematian? Itu jadi perdebatan panjang sebelum adanya ajaran Kekristenan. Sebagian masih terpengaruh dengan konsep animisme, yang menganggap setelah meninggal, maka roh terpisah dari badan dan roh itu akan berubah jadi hantu atau setan. Dalam alam ini, bahwa manusia akan mati, itu pasti dan tidak ada yang bisa mengganggu gugatnya.

Kita bersyukur sebagai orang Kristen, berabad-abad telah diluruskan dari konsep kematian itu. Tuhan memberikan  Alkitab ini kepada kita sebagai pedoman iman kita tentang kematian. Sehingga kini umat Kristen sudah mengetahui dan menyadari betul bahwa dibalik kematian masih ada dunia lain. Jadi sangat nyata, banyak orang Kristen ketika mau meninggal dunia, bersukacita.

Dalam Alkitab dijelaskan, kehidupan manusia itu dimulai dari debu, lalu  dihembuskan roh kepada tubuh manusia oleh Tuhan, baru manusia hidup  . Nah, setelah mati, jasmani kita kembali jadi debu, dan rohnya kembali kepada Allah, sang pencipta, itu yang jelas dalam Alkitab, kata Pdt Benget Rumahorbo MTh pada ibadah mahasiswa UMI di Jalan Hang Tuah Medan, Rabu (21/6).

Hadir pada acara itu Rektor UMI Ir Pantas Simanjuntak MSi, Warek 3 Drs JM Hutapea MM, Warek 4 Drs Sefendy Napitupulu MM, Pdt SB Hutagalung, Ketua BEM Batara Pangaribuan. Acara dimeriahkan hiburan persembahan lagu oleh Gok Malau dan Immanuel Choir. 

Setelah kematian akan ada pengadilan . Yang percaya pada Yesus Kristus akan dibangkitkan dan beroleh hidup yang kekal, itu janji Tuhan. Maka orang  percaya tidak usah takut pada kematian. Supaya kehidupan kita tidak sia-sia, Tuhan mengutus anaknya Yang Tunggal Yesus Kristus yang bekerja bagi dunia.
Mengabarkan keselamatan bagi dunia, dengan begitu kita dapat memahami bahwa kematian Yesus Kristus bukan karena hukuman dari orang Yahudi dan Romawi, tetapi "ditumbalkan dan dihadiahkan" oleh Allah bagi  dunia supaya kehidupan saya dan saudara-saudara tidak sia-sia tetapi memperoleh kehidupan yang kekal, katanya. (A01/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru