Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026
FGSM Berharap Pemko Medan Menambah Kuota Jasa Pelayanan GSM

FGSM Berharap Pemko Medan Menambah Kuota Jasa Pelayanan GSM

- Minggu, 22 Oktober 2017 23:04 WIB
392 view
FGSM Berharap Pemko Medan Menambah Kuota Jasa Pelayanan GSM
Medan (SIB)- Ratusan guru sekolah minggu (GSM) mengikuti seminar Pelatihan bertajuk "be creative" yang diselenggarakan Forum Guru Sekolah Minggu (FGSM) kota Medan, Sabtu (14/10) di GSJA CWS jalan Gatot Subroto Medan.

Pelatihan terhadap guru sekolah minggu dari berbagai denominasi gereja dilakukan Tim Joy Kids Church GSJA CWS Gatsu Juli dan Susan dengan membawakan materi teknik bercerita, teknik membuat alat peraga, teknik memimpin pujian, dan penanganan anak.

Ketua FGSM Togar Marbun SE didampingi Sekretaris Dian Martin Junaidi Tarigan mengatakan pelatihan itu dilakukan kepada semua guru sekolah minggu di kota Medan namun secara bertahap.

Untuk membangun forum komunikasi sesama guru sekolah minggu anggota DPRD Medan Landen Marbun dan Budiman Panjaitan 3 tahun lalu telah menggagasi terbentuknya FGSM.

FGSM ini lah yang menjadi tempat berkomunikasinya para guru sekolah minggu.

Dikatakannya, Pemko Medan telah mengapresiasi para guru sekolah minggu dengan memberikan Jasa Pelayanan Guru Sekolah Minggu kepada 3000 guru sekolah Minggu di Kota Medan.

Selain itu juga memfasilitasi pelatihan dan pembinaan terhadap guru sekolah minggu.

Togar Marbun mengatakan bahwa apresiasi yang diberikan Pemko Medan sangat disyukuri walaupun masih terus berharap agar kuota pemberian jasa pelayanan ditambah hingga 6000 orang. Karena menurutnya ada sekitar 10 ribu lebih guru sekolah minggu di Kota Medan.

FGSM kota Medan juga melakukan berbagai program kerja di antaranya akan merayakan natal bersama guru sekolah minggu 1 Desember 2017. (A07/l)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Sampah Menumpuk di Harangan Gotting

Sampah Menumpuk di Harangan Gotting

Simalungun(harianSIB.com)Sampah menumpuk di jurang Harangan Gotting wilayah Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Rabu (15/4/2026). Kondisi