Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026
Natal Parompuan HKBP Distrik X Medan-Aceh

Damai Sejahtera Tuhan Melampaui Akal dan Pikiran Manusia

- Minggu, 10 Desember 2017 23:11 WIB
3.499 view
Damai Sejahtera Tuhan Melampaui Akal dan Pikiran Manusia
SIB/Horas Pasaribu
PENYALAAN LILIN: Ketua Panitia Suriany Siahaan SPsi MSP bersama Ketua Umum Persekutuan Parompuan HKBP Distrik X Medan-Aceh Dra Lisbeth Malau, disaksikan Ephorus Pdt Dr Darwin Lumbantobing, Praeses Pdt Sunggul P Sirait MM, menyalakan lilin pada perayaan Na
Medan (SIB) -Damai sejahtera Allah,  melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Firman yang tertulis di Kitab Filipi 4:7 itu, sering menjadi doa pembawa khotbah di setiap ibadah minggu ataupun kebaktian-kebaktian. Ayat tersebut menjadi topik khotbah Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing pada perayaan Natal Parompuan HKBP Distrik X Medan-Aceh, Rabu (6/12) di Wisma Taman Sari, Jalan Kapten Muslim Medan.

Ephorus mengatakan, damai sejahtera Tuhan tidak sekadar masuk akal, tapi kerap di luar akal dan nalar manusia. Damai yang melebihi akal fikiran justru sering diberikan Tuhan kepada manusia. Sering perbuatan Tuhan dikatakan manusia tidak masuk akal, karena manusia menggunakan akal dan fikirannya, bukan berdasarkan iman.

Contoh hal yang tidak masuk akal adalah ketika Maria mengandung bayi Yesus tanpa hubungan perkawinan. Saat itu, Maria ditemui Malaikat dan berkata: engkau akan mengandung bayi laki-laki dan berilah namanya Yesus. Maria terkejut bukan kepalang, karena kepada priapun dia tidak pernah berteman. Lalu Maria menjawab kalau hal itu tidak mungkin karena dia tidak memiliki suami. Dia menjawab berdasarkan akal dan fikirannya.

Lalu Malaikat itu berkata lagi. "Sedangkan saudaramu Elisabeth, yang sudah sangat lanjut umurnya, kini sudah mengandung 9 bulan. Lalu Maria bersyujud kepada Tuhan, dia tidak lagi berkata berdasarkan fikirannya, tapi mengimani Firman Tuhan. Diapun berkata: "Aku ini hambaMu ya Tuhan, biarlah kehendakmu saja yang jadi," kata Maria.

"Maria sempat mengucapkan hal yang tidak mungkin, dia tidak salah, karena kalau berdasarkan logika manusia mungkin terjadi kehamilan tanpa perkawinan. Tapi Tuhan melalui Malaikat mengatakan bahwa Maria akan mengandung dan melahirkan bayi Yesus. Tapi Maria sadar, bahwa itu adalah kehendak Tuhan, maka dia  berserah kepada Tuhan, tidak lagi mengedepankan fikiran logis tapi yakin kepada Tuhan karena iman," terang Ephorus.

Untuk itu, lanjut Ephorus, kaum parompuan (perempuan) HKBP Distrik X Medan-Aceh harus bersyukur kepada Tuhan yang telah melindungi dan memberkati keluarga. Tuhan telah melindungi anak-anak mulai dari berangkat sekolah, berangkat les dan sampai kembali ke rumah. "Itu adalah pekerjaan Tuhan yang tidak kita ketahui. Terkadang kita tidak menyadari pekerjaan Tuhan itu, tapi berterima kasih kepada tukang beca yang sudah mengantarkan anak-anak dengan selamat, bukan berterima kasih kepada Tuhan, itu harus menjadi perhatian kaum parompuan HKBP," tegas Ephorus.

Ketua panitia CSt Suriany Siahaan SPsi MSP dalam laporannya mengajak kaum parompuan HKBP menjadi parompuan siboan dame (pembawa damai) di tengah keluarga dan masyarakat.

Turut hadir Praeses HKBP Distrik X Medan-Aceh Pdt Sunggul P Sirait MM, AKBP Dr Maruli Siahaan, Ketua Umum Persekutuan Parompuan Distrik X Medan-Aceh Ny Washington Pane Dra Lisbeth Malau, Pdt Hotma Farida Panjaitan, Ny Maruli Siahaan br Simanjuntak, Pdt Hence Simanjuntak, Pdt Indra Manurung  dari Distrik X, Prof Dr Ponten Naibaho, Pdt TPL Rajagukguk dan sejumlah panitia lainnya. (A10/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Sampah Menumpuk di Harangan Gotting

Sampah Menumpuk di Harangan Gotting

Simalungun(harianSIB.com)Sampah menumpuk di jurang Harangan Gotting wilayah Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Rabu (15/4/2026). Kondisi