Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Euforia World Cup 2018 Bawa Pelayanan, Beritakan Injil ke 3 Juta Penggemar Bola

- Minggu, 10 Juni 2018 18:52 WIB
705 view
Euforia World Cup 2018 Bawa Pelayanan, Beritakan Injil ke 3 Juta Penggemar Bola
Moskow (SIB) -FIFA World Cup 2018 akan diselenggarakan 14 Juni - 15 Juli 2018 di Rusia. Untuk pertama kalinya selama 90 tahun belakangan ini, Rusia akhirnya menjadi tuan rumah bagi acara olahraga yang paling banyak diminati ini.

Dengan memanfaatkan momen ini, sebuah pelayanan Kristen di Amerika Serikat berharap dapat menjangkau tiga juta penggemar sepak bola dengan Kabar Baik dari Yesus Kristus.

Dalam misinya, pihak misi Eurasia menggaet gereja-gereja di seluruh Rusia untuk membagikan sekitar 600.000 Alkitab selama pertandingan, 100.000 di antaranya merupakan Kitab Perjanjian Baru terjemahan bahasa Rusia.

Pemuda-pemuda di Rusia akan menjadi juru kunci bagi kesuksesan pelayanan ini.

"Misi Eurosia memanfaatkan mobilisasi dan pelatihan untuk melengkapi generasi pemimpin di semua negara pasca perpecahan Uni Soviet," ungkap Sergey Rakhuba sebagai pimpinan dalam pelayanan Misi Eurasia.

"Kami ingin para pemimpin muda yang telah kami latih sebelumnya memiliki energi yang positif, penuh antusiasme dalam membagikan iman dan firman Tuhan pada orang-orang di komunitasnya," lanjutnya dikutip dari CBN news.

Ada sekitar dua ratus lima puluh gereja di seluruh Rusia akan menjadi tuan rumah untuk acara nonton bareng atau 'nobar' yang diselenggarakan secara besar-besaran. Cara ini diharapkan bisa menjadi peluang tersendiri dalam memberitakan kabar baik bagi mereka.

"Meskipun negara ini memiliki masalah dan tidak banyak memperoleh dukungan, orang-orang di sini masih memiliki rasa kebanggaan nasional," ungkap Pavel Tokarchuk, salah satu pemimpin di Misi Eurasia di Rusia.

"Menjadi tuan rumah pada sebuah kompetisi global memberikan sekilas masa depan yang lebih baik bagi negara kami," jelasnya. "Tidak ada waktu yang lebih baik untuk bisa berbagi pada sumber harapan yang nyata dengan mereka, yaitu menjalin hubungan dengan Yesus.

"Menjadi tuan rumah pada sebuah kompetisi global memberikan sekilas masa depan yang lebih baik bagi negara kami," jelasnya. "Tidak ada waktu yang lebih baik untuk bisa berbagi pada sumber harapan yang nyata dengan mereka, saat menjalin hubungan bersama Kristus."

Sayangnya, aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan misionaris dan pelayanan dibatasi oleh undang-undang yang berlaku di Rusia pada tahun 2016, dan ini membuat Rakhuba mengajak kita semua untuk ikut berdoa.

"Hal ini merupakan sebuah kekhawatiran, saya mengajak untuk semua orang percaya di seluruh dunia untuk berdoa bagi gereja-gereja nasional di Rusia," kata Rakhuba.

Rakhuba mengacu pada paket hukum Yarovaya.

"Hukum ini meminta untuk tidak memberitakan Injil diluar gereja," jelas Rakhuba. Itulah kenapa strategi yang digunakan adalah dengan memanggil orang-orang untuk ikut nonton bareng atau 'nobar' di sekitar gereja, sehingga kita bisa lebih leluasa untuk berbagi tentang kabar baik Kristus. (jb/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru