Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Maret 2026
Ketua Umum Moderamen GBKP di Pekanbaru

Jangan Mau Iman Kita jadi Terganggu Akibat Perilaku Orang Lain

- Minggu, 15 Juli 2018 13:42 WIB
1.830 view
Jangan Mau Iman Kita jadi Terganggu Akibat Perilaku Orang Lain
SIB/Herry Surbakti
PEKANBARU: Pengurus dan anggota “moria” GBKP Runggun Pekanbaru foto bersama Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt Agustinus Purba usai PA gabungan “mamre” dan “moria” di gereja tersebut, Kamis (5/7).
Pekanbaru (SIB) -Ketua Umum Moderamen Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Pdt Agustinus Pengarapen Purba STh MA tampil sebagai pengkhotbah dalam kebaktian Penelaahan Alkitab (PA) gabungan "Mamre" (kaum bapak) dan "Moria" (kaum ibu) Runggun GBKP Pekanbaru, Kamis (5/7) di gereja GBKP Jalan Melayu Pekanbaru. 

Ketua Mamre Runggun GBKP Pekanbaru Robinson Sembiring didampingi Sekretaris Remidienta Sinuraya dan Bendahara Bonar Manurung (Bp Sorta) kepada wartawan, Rabu (11/7) di Pekanbaru, menjelaskan PA gabungan di runggun tersebut memang dilaksanakan di gereja setiap awal bulan. Pada mingguminggu berikutnya, PA dilaksanakan di sektor masing-masing, yaitu di rumah- rumah jemaat. 

Dalam PA kemarin, temanya adalah "Iman yang sehat". Pdt Agustinus dalam khotbahnya yang diambil dari Markus 5:25- 34 mengatakan, beragama dan beriman itu merupakan dua hal yang berbeda. 

Dalam keseharian bisa dilihat cukup banyak orang mengaku beragama, tapi perilakunya tidak agamis. Iman, sementara itu, sesuai dengan Ibrani 11:1 adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Tekun beragama atau tekun beriman? Yang diminta Tuhan tekun dalam beriman. Iman itu penting, karena imanmu engkau disembuhkan. 

Masalahnya adalah iman kita itu dinamis. Bisa hidup, mati, maju, bisa mundur. Orang yang putus asa dan nekad mengakhiri hidupnya adalah orang yang imannya sudah mati," jelasnya dan menambahkan, banyak berdoa merupakan salah satu kunci untuk menjaga kesehatan iman. Banyak terjadi, lanjut pendeta, iman seseorang jadi terganggu atau malah rusak akibat perilaku orang lain ataupun hal-hal yang bersifat duniawi. Karenanya, sangat penting dalam suatu komunitas atau kelompok agar setiap anggotanya bisa tetap saling menguatkan iman percaya kepada Tuhan. 

"Interaksi sesama kita harusnya untuk meningkatkan iman percaya kita kepada Tuhan, bukan malah membuat iman percaya teman kita atau orang lain menjadi terganggu. Kalau rusak iman percaya kita garagara perbuatan atau tingkah laku seseorang, tentu itu sangat disayangkan. 

Sebab, spiritualitas atau iman percaya berawal dan berdasarkan pada relasi kita dengan Tuhan. Jangan pernah mau iman kita dirusak gara-gara situasi ekonomi, karena penyakit, atau kelakuan orang lain. Dunia ini hanya sementara, temporer. Karena itu iman kita harus tetap kita jaga, sampai akhirnya iman kita yang memenangkan kita," kata Pdt Agustinus. 

Dalam kesempatan itu, pendeta juga memuji "mamre" dan "moria" Runggun Pekanbaru yang rutin melaksanakan kegiatan tambahan seperti ceramah tentang kesehatan dan lainnya dalam setiap PA gabungan. Pdt Agustinus sendiri datang ke Riau sekaligus untuk memenuhi undangan dari gereja tetangga untuk kegiatan pekabaran Injil. (G11/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru