Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 Juli 2026

Ephorus Pdt Manjalo Pahala Hutabarat MTh Pimpin Ibadah Penabalan 22 Pendeta HKI

- Minggu, 22 Juli 2018 19:49 WIB
1.975 view
Ephorus Pdt Manjalo Pahala Hutabarat MTh Pimpin Ibadah Penabalan 22 Pendeta HKI
SIB/Dok
PENABALAN: Ephorus HKI Pdt M Pahala Hutabarat MM didampingi Sekjen Pdt Dr Batara Sihombing MTh berfoto bersama dengan 22 pendeta usai penabalan, Minggu (15/7) di HKI Ressort Ajibata.
Pematangsiantar (SIB) -Ephorus HKI Pdt Manjalo Pahala Hutabarat MM didampingi Sekjen Pdt Dr Batara Sihombing MTh, memimpin ibadah penabalan 22 pendeta, serta pengukuhan 1 pendeta HKI di HKI Ressort Ajibata, Minggu (15/7).

Sekjen Pdt Dr Batara Sihombing MTh kepada SIB, Selasa (17/7) di ruang kerjanya Jalan Melanthon Siregar mengungkapkan, ibadah tersebut berjalan penuh hikmat dan sukacita. Para pendeta yang ditabalkan lanjutnya, telah melakukan praktek selama dua tahun di daerah Zending Kalimantan dan Pulau Jawa, praktek di dunia pendidikan di Del Laguboti dan di Jakarta (Perhimpunan Sekolah Tinggi Teologi di Indonesia).

Acara penabalan pendeta tersebut lanjutnya dirangkaikan dengan ibadah minggu, dimana barisan prosesi berjalan dari Sopo Pagar Batu menuju HKI Resort Ajibata.

Ephorus HKI Pdt M Pahala Hutabarat MM dalam khotbahnya, diambil dari Kisah Para Rasul 18:1-8 menyampaikan bahwa para pendeta yang akan ditabalkan dan dikukuhkan dipanggil untuk memberitakan Injil.

Yesus itu memanggil murid-muridnya untuk memberitakan Injil tanpa memandang identitas dan profesi. Sama dengan Paulus yang dipanggil untuk sebuah misi mengabarkan Injil di Korintus, hanya dengan berserah kepada Tuhan, kita dimampukan untuk memberitakan injil, walaupun di tempat yang sama sekali belum dikenal dan diketahui.

Seperti yang saat ini dilakukan HKI dalam pengembangan pelayanan di Kalimantan. Tuhan senantiasa menyertai dan melengkapi apa yang kita perlukan, khususnya dalam penginjilan. Serta Tuhan siap menolong orang-orang yang memberitakan injil.

"Ini juga yang menjadi cikal bakal HKI dan menjadi Visi Misinya. HKI tidak hanya sebagai pendengar firman, tetapi harus menjadi pelaku pemberita Injil," jelasnya. Untuk para pendeta yang ditabalkan/dikukuhkan, Ephorus berpesan akan mengikuti jejak Paulus dalam menjalankan pelayanannya.

Serta menekankan agar para pendeta yang baru melakukan apa yang telah digumuli HKI sejak berdiri, supaya meninggalkan kemalasan dan mau dipakai Tuhan untuk memikul salibNya. Dipanggil bukan untuk mendapat pujian maupun kemakmuran, namun untuk memikul salib Kristus.

"Gelar Pendeta itu sebenarnya bukan jabatan, tetapi lebih merupakan tugas dan panggilan.  Serta para pendeta tersebut akan ditempatkan di tempat lama maupun di tempat pelayanan yang baru," ujarnya.

Adapun nama-nama pendeta yang ditabalkan Elly Monalisa Sianturi STh, Ika Sulastri Nadeak STh, Sidang Badia Hutasoit STh, Ulrieke Juliana Girsang STh, Gr Royopo Simamora STh, Gr Ronal Simorangkir, Ampu Supriadi Hutasoit STh, Andri T Simorangkir STh MMin, Elfrida Widastuti Harefa STh, Henita Rajagukguk STh, Jepenri Tambunan STh, Kristina R Siburian STh, Kristison Manullang STh, Lammarasi P Siburian STh, Norma Y Simanungkalit STh, Parlindoan Simangunsong STh, Polmen Purba STh, Raja Andre Samuel Simatupang STh, Rini Melva Manurung STh, Rubini Panjaitan STh, Wahyu Sirait STh, Lenta Enni Simbolon MTh dan Pdt Lesna Vrihatini Saragih STh sebagai pendeta yang dikukuhkan. (D03/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru