Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 15 April 2026
Ephorus Pdt Dr Darwin L Tobing :

HKBP Revitalisasi Program Pelayanan Pasca 100 Tahun Nommensen

- Minggu, 16 September 2018 22:10 WIB
982 view
HKBP Revitalisasi Program Pelayanan Pasca 100 Tahun Nommensen
SIB/Dok
BEDAH BUKU : Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin L Tobing (2 kiri) saat bedah buku dengan moderator Pdt Maulinus Siregar (kiri) dan pembedah Pdt Dr JR Hutauruk (2 kanan) dan Manguji Nababan (kanan).
Medan (SIB) -Pdt Dr Darwin L Tobing di tengah-tengah kesibukannya sebagai Ephorus HKBP untuk kesekian kalinya meluncurkan sebuah buku tebal (639 halaman) berjudul "Tumbuh Lokal Berbuah Universal" yang diterbitkan BPK Gunung Mulia Jakarta. Buku tersebut berkaitan dengan peringatan 100 Tahun pasca meninggalnya Ephorus I HKBP Dr IL Nommensen sehingga berisi apa dan bagaimana pelayanan yang sudah dilaksanakan HKBP pada masa Nommensen dan pada masa 100 tahun pasca Nommensen, serta apa dan bagaimana merevitalisasinya. Kemudian bagaimana arah pelayanan HKBP setelah pasca 100 tahun Nommensen.

Isi dan gambaran singkat buku yang ditulis berdasarkan hasil penelitian kepustakaan khususnya menyangkut fakta historis gereja dan perkembangannya dalam masa 100 tahun itu terungkap pada acara  bedah buku tersebut yang dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Medan Angkasa, Selasa (11/9). Tampil sebagai pembedah buku, Pdt Dr JR Hutauruk (Ephorus Emeritus HKBP) dan Kepala Pusat Dokumentasi dan Pengkajian Kebudayaan Batak UHN) Manguji Nababan dan moderator Pdt Maulinus W Siregar STh. 

Undangan yang hadir didominasi para pendeta HKBP, dosen UHN, pengamat dan tokoh masyarakat Batak di Medan di antaranya Sanggam SH Bakkara dan Dr dr Horas Rajagukguk Sp.B FINACS. Tampak juga hadir dan memberikan sambutan Kadep Koinonia HKBP Pdt Dr Martongo Sitinjak dan Ketua Yayasan UHN Nurdin Tampubolon.  Dari P Siantar hadir Pdt Sunggul Pasaribu, Plt Rektor UHN P Siantar Dr Haposan Siallagan, SH MH dan lainnya. Dari Medan hadir juga Rektor UHN Medan Dr Ir Sabam Malau, pengurus dan pengawas yayasan UHN dan para dosen UHN, Praeses HKBP Distrik X Medan-Aceh Pdt Sunggul P Sirait dan lainnya.

Sebagaimana diketahui, HKBP lahir 157 tahun yang lampau, telah melampaui berbagai zaman, masa dan dekade kehidupan. Banyak juga pergumulan yang dihadapi, beberapa di antaranya membuat HKBP terbagi dua. Ada yang memisahkan diri sesuai kultur Batak, manjae (berpisah secara baik-baik) dan pernah juga dipimpin dua ephorus. Dengan demikian HKBP yang bertumbuh lokal dapat berbuah dalam konteks universal. Tidak lagi hanya bertumbuh dan berada di kampung halamannya sendiri di Tanah batak tetapi sudah merambat dan menjalar sampai ke daerah lain, bahkan ke negara lain dan akhirnya ke dalam kehidupan global. Artinya, dengan orientasi pelayanan global dan bersaksi dalam konteks kehidupan universal, HKBP harus menjadi berkat bagi dunia.

Untuk lebih memantapkan pelayanannya secara global dalam kehidupan yang universal maka buku ini akan menjadi bahan pegangan bagi peserta sinode godang kerja yang akan berlangsung 15-19 Oktober 2018 yang akan datang. Hal ini sebagai bahan dalam rangka revitalisasi pelayanan HKBP di bidang pendidikan, kesehatan, kepedulian sosial dan pekabaran injil sebagai mana pola pelayanan Dr IL Nommmensen dan para miisionaris pada awalnya di Tanah Batak yang menjadi sub tema sinode agung kerja di tengah paruh waktu masa kerja Pimpinan HKBP periode 2016-2020.

Para pembedah buku tersebut yaitu Pdt Dr JR Hutauruk dan  Manguji Nababan juga menyambut kehadiran buku tersebut dan mengapresiasi Ephorus di tengah kesibukannya masih sempat menulis buku. Mereka menilai, pemaparannya cukup lengkap yang diawali dari masa lalu sebelum injil masuk ke tanah Batak hingga apa yang akan dilakukan ke depan setelah 100 tahun Nommensen. Pembaca juga dalam buku ini disuguhkan tentang sejarah dan budaya Batak, sehingga selain sejarah masuknya injil maka pembaca juga memiliki nilai lebih dan luas tentang budaya Batak. Sehingga buku ini cocok dibaca warga gereja, mahasiswa dan dosen khususnya yang mau mendalami dan mengajar Budaya dan Teologi. (R4/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru