Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 15 April 2026
RENUNGAN

Energi Keberhasilan dari Tuhan

* (Yosua 1:6-9) Oleh Pdt Sunggul Pasaribu
- Minggu, 14 Oktober 2018 23:00 WIB
1.494 view
Energi Keberhasilan dari Tuhan
Tuhan tidak merancangkan yang jahat terhadap anak-anak-Nya, tetapi sebaliknya justru Tuhan merancangkan kemenangan yang gilang gemilang bagi kita sehingga kita pun mengalami kehidupan yang senantiasa berhasil dan beruntung. Ada perbedaan antara keberhasilan dan keberuntungan itu. Keberhasilan adalah sesuatu yang diraih melalui ketekunan, kerja keras dan perjuangan. Keberhasilan itu tidak seperti durian yang jatuh dari pohon atau dapat dicapai dalam semalam saja, namun selalu ada harga yang harus dibayar! Sedangkan keberuntungan adalah sebuah pencapaian yang diraih oleh karena pertolongan dan campur tangan Tuhan.

Penulis memberi judul dari nats Yosua 1:6-9, "Energi Keberhasilan dari Tuhan" adalah gambaran tentang masa depan umat-Nya di tanah Kanaan untuk menegaskan bahwa perjalanan hidup orang percaya itu dirancang Tuhan untuk mengalami keberhasilan dan keberuntungan. Namun di dalam kenyataannya belum semua orang Kristen mengalami dan merasakan hidup dalam keberhasilan dan keberuntungan.  Maka kepada Yosua, Tuhan memberikan petunjuk-Nya: Pertama, Kita harus kuat dan meneguhkan hati. Lebih jauh dikatakan-Nya, "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu" (Yosua 1:6-7). Pernyataan ini disampaikan sebanyak dua kali, hal ini mengartikan bahwa ini sangat penting untuk dicermati Yosua. Karena seringkali kita mudah down dan putus asa ketika mengalami permasalahan sedikit saja lalu berkata, "Aku sudah tidak kuat lagi, rasa-rasanya ingin mati saja!".

Kedua, kita harus merenungkan, memberi kesaksian dan melakukan perintah taurat Tuhan (Yosua 1:8). Artinya, dalam keadaan apa pun kita tetap berpegang teguh pada firman Tuhan. Tuhan Yesus berkata, "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya" (Yohannes 15:7). Yosua mengalami keberhasilan dan keberuntungan dalam hidupnya dan menikmati Kanaan karena ia melakukan kehendak Tuhan!

Janji Tuhan di sini sebagai penguatan kepada Yosua setelah kematian Musa sebab Tuhan sendiri sudah berencana untuk membawa Israel hingga tiba di tanah Kanaan. Kini Tuhan memberi pembekalan memimpin kepada Yosua untuk memastikan bahwa Tuhan itu setia, bertanggungjawab, memberkati orang percaya, menguatkan mereka yang lemah, menghibur hati yang sedih dan Tuhan tidak akan menelantarkan umat-Nya di tengah perjalanan.

Sebagaimana perintah Tuhan kepada Yosua untuk memimpin umat Israel agar sampai ke tanah Kanaan sebagaimana yang dijanjikan Tuhan, dibutuhkan hati yang kuat dan teguh. Demikian halnya dengan kita, bahwa untuk menghadapi segala sesuatu dibutuhkan hati yang kuat dan teguh atau keberanian, namun tentunya bukan keberanian yang konyol.

Dalam hidup ini, layaknya kita seperti umat Israel yang menuju perhentian mereka yaitu tanah yang dijanjikan oleh Tuhan. Demikian halnya dengan kita, kita menghadapi berbagai macam situasi dalam kehidupan ini, kita melalui semuanya hingga kita sampai pada tempat perhentian yang baka, yang dipersiapkan Tuhan bagi orang yang beriman kepadaNya.

Untuk dapat meraih kemenangan demi kemenangan dalam setiap perjalanan hidup kita, harus ada kekuatan dan keteguhan hati di dalam iman kepada Tuhan Yesus. Sekalipun banyak tantangan dan pergumulan, Tuhan Yesus mengajar kita "kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia" (Yohanes 16:33). Ya, Tuhan Yesus telah mengalahkan dunia ini supaya kita tidak dikalahkan oleh nafsu, tipu daya dan kesusahan dunia ini. Dalam 1 Yohanes 5: 4 dikatakan "sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita". Tetaplah beriman kepada Tuhan, maka kemenangan selalu ada di pihak kita, "Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?" (Roma 8:31).

Pada waktu kita lemah, susah, Tuhan datang dengan tanganNya. Dia mengangkat kita dan memberi kekuatan (Ibrani 11:34). Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang selalu menyertai kita (Yosua 1:9). Dia tidak pernah meninggalkan anak-anakNya, Dia memperhatikan setiap kebutuhan kita, mengerti keadaan kita dan Dia akan memberi kekuatan.

Jika kita menantikan Tuhan, pasti kita akan mendapat kekuatan baru (Yesaya 40:31). Saat kita merasa lemah, kita perlu menghampiri sumber kekuatan kita. Tuhan akan memberi kita petunjuk, akal budi, jalan keluar untuk menghadapi setiap masalah karena kita menyembah Tuhan yang luar biasa

Sukacita dalam Tuhan itu merupakan kekuatan kita (Nehemia 8:10). Setiap lagu yang kita pujikan, dapat menjadi kekuatan bagi kita. Kitab Yosua 1:16-18 menekankan tentang kekuatan yang harus kita miliki supaya hati kita kuat dan tidak bimbang. Mungkin kita akan menghadapi hal-hal yang menentang kita, namun teguhkanlah dan kuatkanlah hatimu, jangan goyah, jangan ragu karena kita memiliki Tuhan yang kuat dan dapat diandalkan. Tuhan akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kita (1 Petrus 5:9-10), sehingga berhasil melawan badai, menantang setiap cobaan bila Tuhan beserta kita. Percayalah. Amin! (h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru