Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 Juli 2026

Bupati Sergai Harapkan Gereja Ikut Suarakan Kepentingan Umat

* Rumah Dinas Pastori GKPI Resort Imanuel Pabatu Diresmikan 24 Februari
- Minggu, 10 Februari 2019 11:07 WIB
1.045 view
Bupati Sergai Harapkan Gereja Ikut Suarakan Kepentingan Umat
SIB/Rimpun H Sihombing
FOTO BERSAMA : Usai audiensi, Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Asisten Pemum Herlan Panggabean dan Kabag Kesos H Darno melakukan foto bersama Pendeta Resort GKPI Imanuel Pabatu Pdt JP Butar-butar STh, Ketua panitia Delpin Barus ST, Ketua Pelaksana
Sergai (SIB) -Bupati Serdangbedagai (Sergai) Ir H Soekirman menerima audiensi panitia pembangunan dan peresmian rumah dinas pastori Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Resort Imanuel Pabatu, Jumat (8/2) di Ruang Audiensi Kantor Bupati di Seirampah.

Turut mendampingi bupati, Asisten Pemum Herlan Panggabean dan Kabag Kesos H Darno. Sedangkan panitia yang hadir antara lain, Pendeta Resort GKPI Imanuel Pabatu Pdt JP Butar-butar STh, Ketua Panitia Delpin Barus ST, Ketua Pelaksana Sihardiman Nainggolan STh dan Bendahara Ranto D Rajagukguk SE.

Pada pertemuan tersebut, Soekirman mengharapkan gereja membantu pemerintah untuk ikut menyuarakan yang berkenaan dengan kebutuhan dan kepentingan kemaslahatan umat.

"Ada beberapa hal yang berkaitan dengan kepentingan kemaslahatan umat yang belum kita miliki seperti, Tempat Pemakaman Umum (TPU), Taman Makam Pahlawan (TMP) maupun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Untuk mengadakan itu, dibutuhkan tanah yang luas. Dan untuk mendapatkan tanah yang luas ini sangat sulit," ujarnya.

Bupati menceritakan adanya kejadian seorang warga yang meninggal hampir tidak bisa dikebumikan karena tanah pekuburan yang ada merupakan milik Serikat Tolong Menolong (STM). Sementara, warga yang meninggal tersebut tidak masuk menjadi anggota STM. Namun, setelah pihak keluarga bermohon kepada pengurus STM, warga yang meninggal tersebut akhirnya diperbolehkan untuk dikebumikan.

"Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, makanya TPU itu sangat dibutuhkan, baik untuk umat kristiani, islam, hindu maupun budha. Dan gereja sebagai pemersatu dan perekat umat, diharapkan ikut mendorong dan menyuarakannya, karena ini menyangkut kepentingan kemaslahatan umat," terangnya.

Terkait undangan yang disampaikan panitia, Bupati menyatakan akan berupaya untuk menghadiri peresmian rumah dinas pastori GKPI Resort Imanuel Pabatu pada 24 Februari mendatang. "Hubungan saya dengan GKPI sudah cukup lama, sejak Bishop Simorangkir. Jadi, kalau GKPI buat acara dan saya diundang, saya selalu menghadirinya. Demikian juga dengan undangan GKPI Pabatu ini, jika tidak ada jadwal lain yang lebih penting, saya akan menghadirinya," terang Soekirman.

Sebelumnya, Ketua Panitia pembangunan, Delpin Barus menyampaikan maksud kehadiran panitia adalah untuk mengundang bupati agar berkenan hadir pada peresmian rumah dinas pastori GKPI resort Imanuel Pabatu.

Disampaikannya, sejak terbentuk pada September 2013 lalu hingga saat ini, GKPI Resort Imanuel Pabatu yang melayani jemaat Pabatu, Bandarbejambu, Gunungpara, Gunungpamela dan Malasori ini belum memiliki rumah dinas untuk tempat tinggal pelayan Full Timer (penuh waktu). Sehingga, pendeta yang ditugaskan melayani di gereja tersebut harus menempati rumah karyawan yang difasilitasi pihak Perkebunan Pabatu yang jaraknya berjauhan dengan gereja. Hal ini membuat pelayanan di gereja itu kurang maksimal.

"Kami sangat berterima kasih atas kesediaan bupati meluangkan waktu menerima kami dan sangat berharap bapak bupati berkenan untuk menghadiri peresmian rumah dinas pastori GKPI Imanuel Pabatu ini," ungkap Delpin Barus. (C02/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru