Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026
Prihatin Atas Serangan Bom Paskah

MPH PGI : Intoleransi dan Kekerasan Tidak Bisa Ditolerir

- Minggu, 28 April 2019 12:10 WIB
278 view
MPH PGI : Intoleransi dan Kekerasan Tidak Bisa Ditolerir
SIB/Dok
SAMPAIKAN DUKA: MPH PGI mengunjungi Kedutaan Besar Sri Lanka di Jakarta, Senin (22/4) menyampaikan duka yang mendalam atas tragedi peledakan bom di 3 gereja saat Paskah.
Jakarta (SIB) -Majelis Pekerja Harian (MPH) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengunjungi Kedutaan Besar Sri Lanka di Jalan Diponegoro No. 70, Jakarta, Senin (22/4). Kunjungan ini dilakukan terkait keprihatinan yang mendalam dari PGI terhadap serangan bom yang menimpa warga sipil di Kolombo, Ibu Kota Sri Lanka, saat perayaan Paskah, Minggu (21/4). MPH PGI diterima oleh Captain M.S.K Mahawatte, Counsellor/Defence dan stafnya. Dalam kunjungan tersebut, MPH PGI menyampaikan duka yang mendalam atas tragedi yang menimpa warga sipil di Sri Lanka dan berdoa bagi para korban dan keluarganya agar mendapat kekuatan, pemulihan serta keadilan.

Ketum PGI menyerahkan surat belasungkawa atas terjadinya serangan bom di Sri Lanka.

"We express our deepest sympathy and heartfelt condolences to the families of the victims of bom attacks that hit three churches and three hotels in Sri Lanka in the midst of Easter celebration yesterday. May God comfort the bereaved families and strengthen the people of Sri Lanka in this difficult time. We remember in our prayers those who are injured, may they feel the presence of God and be healed. We also pray for the government of Sri Lanka, may God grant them wisdom to bring this matter to justice. Our thoughts and prayers are with all church leaders in Sri Lanka", demikian keprihatinan MPH PGI dalam surat resmi yang disampaikan kepada kedutaan besar Sri Lanka di Jakarta.

Selain menyampaikan surat keprihatinan, PGI juga mengeluarkan siaran pers pada saat terjadi serangan bom di Sri Lanka. Dalam siaran pers tersebut, PGI menyampaikan belasungkawa bagi masyarakat Sri Lanka dan dukungan kepada pemerintah Sri Lanka untuk mengusut para pelaku yang bertangung jawab atas serangan bom tersebut.

"Peristiwa seperti ini mengingatkan kita untuk tidak pernah mentolerir segala bentuk intoleransi dan kekerasan," tegas PGI dalam dalam menyikapi serangan bom di Kolombo, Sri Lanka. (pgi.or.id/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru
Militer AS Blokade Pelabuhan Iran

Militer AS Blokade Pelabuhan Iran

Washington(harianSIB.com)Militer Amerika Serikat (AS) saat ini akan memulai memblokade seluruh lalu lintas maritim terhadap kapal yang masuk