Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

HUT ke-48 PGLII Pdt Dr Ronny Mandang: Gereja Tidak Boleh Terbawa Arus Zaman

- Minggu, 21 Juli 2019 14:56 WIB
757 view
HUT ke-48 PGLII Pdt Dr Ronny Mandang: Gereja Tidak Boleh Terbawa Arus Zaman
SIB/Victor Ambarita
PERAYAAN HUT : Puncak perayaan HUT Ke-48 PGLII ditandai dengan pemotongan kue secara bersama dipimpin langsung Ketum PGLII Pdt. DR. Ronny Mandang yang digelar di Gedung Gepembri Kelapa Gading, Jakarta, Rabu Malam, 17 Juli 2019.
Jakarta (SIB) -HUT ke-48 Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) merupakan momentum bagi anggota PGLII untuk melakukan perenungan sampai sejauh mana sebagai umat Kristiani ikut berperan bagi kemajuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Sebagai lembaga aras nasional, kami memperhatikan persoalan dan tantangan masa depan. Gereja harus cepat beradaptasi dengan gelombang perubahan modernisasi, gereja tidak boleh hanyut terbawa arus zaman, gerejalah yang memimpin kemajuan, gereja menjadi terang serta sumber inspirasi pembaharuan sehingga mampu dan mempertahankan nilai-nilai eskatologi," ujar Ketua Umum PGLII, Pdt. DR. Ronny Mandang, MTh dalam Ibadah Syukur HUT Ke-48 PGLII yang digelar di Gedung Gepembri Kelapa Gading, Jakarta, Rabu Malam, 17 Juli 2019.

Ronny melanjutkan gereja harus selalu tereformasi 'Ecclesia reformata, semper reformanda est' yakni gereja harus mereeksaminasi dirinya sendiri secara berkelanjutan dalam rangka mengutamakan kemurnian doktrin dan praktiknya, istilah yang berarti reformasi belum selesai, reformasi berjalan terus.

Sementara itu ketua panitia yang juga Plt Sekum PGLII, Pdt. Tommy Lengkong MTh dalam sambutannya mengatakan, HUT ke-48 tahun, bukan waktu yang tidak singkat. Tapi suatu perjalanan yang cukup panjang. "Oleh karena itu, mari kita berdiri teguh bersama, tetap kokoh dalam kuasa Injil," ujarnya.

Sedangkan Ketua PGLII DKI Jakarta Pdt. Dr. RB Rory menyatakan harapannya pada HUT ke-48 PGLII. Katanya, "Kita akan menggerakkan kembali komitmen awal PGLII yaitu esensi yang amat penting, memberitakan Injil. Spirit memberitakan Injil ini akan kita kembangkan sehubungan dengan Amanat Agung Tuhan untuk pergi memberitakan Injil adalah nafas yang harus terus dikembangkan PGLII."

Direktur Urusan Agama Kristen Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Jannus Pangaribuan, SH, MM, yang hadir mewakili Dirjen Bimas Kristen mengatakan Perjalanan PGLII hingga 48 tahun merupakan perjalanan yang panjang.
"Dalam perjalanan tersebut, PGLII dimatangkan melalui proses pengalaman dan tantangan yang pada akhirnya menjadikan PGLII menjadi aras gereja yang kuat dan visioner," ujar dia.

Mewakili Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI), Pdt. Gomar Gultom MTh mengemukakan perayaan HUT ke-48 PGLII hari itu tidak dirayakan dalam ruang hampa.

"Tapi perayaan HUT PGLII hari ini dirayakan dalam konteks tertentu yang sedang kita hadapi sebagai gereja-gereja di Indonesia, yakni begitu banyak konteks permasalah bangsa yang sedang dihadapi," pungkas Gomar yang juga Sekum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) ini. (J03/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru
Militer AS Blokade Pelabuhan Iran

Militer AS Blokade Pelabuhan Iran

Washington(harianSIB.com)Militer Amerika Serikat (AS) saat ini akan memulai memblokade seluruh lalu lintas maritim terhadap kapal yang masuk