Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

HKBP Helvetia Siapkan Remaja-Pemuda Hadapi Tantangan Zaman

*Galang Dana Untuk Beasiswa dan Pembangunan Spritual
- Minggu, 10 Agustus 2014 12:23 WIB
945 view
HKBP Helvetia Siapkan Remaja-Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Medan (SIB)- HKBP Helvetia Ressort Helvetia Jl. Mawar Raya No. 27 A Medan benar-benar mempersiapkan para Remaja – Pemuda HKBP menghadapi berbagai tantangan zaman. Seluruh Parhalado, Seksi Naposobulung serta dukungan orangtua berupaya keras untuk melakukan pembinaan dan memperlengkapi Remaja – Pemuda menyongsong masa depannya. Hal ini tampak pada acara puncak pesta Parheheon Remaja – Naposobulung pada Minggu (3/8) yang berlangsung semarak dihadiri ratusan jemaat. Kegiatan yang telah berlangsung sejak 29 Juni hingga 29 Juli 2014 ini mengambil tema : “HKBP mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman” (Kol. 4 : 2-6). Dengan sub tema : pemuda, orangtua dan gereja menjadi partner kerja untuk mewujudkan  tri tugas panggilan gereja.

Acara puncak ditandai dengan kehadiran Ephorus HKBP Pdt. WTP Simarmata, MA dimulai dengan prosesi dari rumah R.P. Silalahi (Alm)/Br. Saragi dari Jl. Mawar Raya No. 3. Barisan tortor remaja – pemuda sebanyak 6 orang menyambut rombongan lalu kemudian turut dalam barisan prosesi. Pengalungan bunga kepada Ephorus  dan bunga pangku kepada Ompung boru dan selanjutnya penyerahan selempang kepada rombongan dilakukan oleh para remaja – pemuda dengan gembira.

Ada hal menarik pada acara Liturgis yang tengah berlangsung yang dipimpin Pdt. Elisa Y.M. Simaibang, STh, Pendeta Ressort Helvetia.

Pada saat responsoria, jemaat diajak untuk  mensyukuri bahwa  pergumulan jemaat di HKBP Helvetia telah berangsur-angsur dapat diselesaikan, dan perdamaian itu kini terwujud. Acara ibadahpun juga semakin menarik saat koor Lansia HKBP Helvetia menampilkan lagu pujian yang indah sambil memainkan sendiri musik angklung.  

Pada Khotbahnya dari Yesaya 55 : 1 – 5, Ephorus menyampaikan bahwa ada tugas mulia kita kini, yakni mewariskan hal yang baik kepada para pemuda untuk meraih masa depan. Saatnya kita benar-benar menyiapkan orang muda untuk dapat menghadapi tantangan zaman yang tidak mudah. Agar kita memperoleh anak-anak yang baik sehingga menjadi berkat bagi dunia. Sebagai orangtua kita patut untuk terus memotivasi remaja – pemuda untuk lebih gigih dan kuat menggapai yang dicita-citakan mereka. Saatnya kita membentuk generasi muda yang lebih tangguh, bekerja keras, dan penuh semangat. Ephorus menyampaikan pujiannya atas penampilan Kids EE Sekolah Minggu, dan koor remaja – pemuda HKBP Helvetia dengan suara indahnya. “Kiranya dapat menjadi contoh kepada gereja HKBP lainnya,” harap Ephorus. 

Kegiatan Parheheon remaja – pemuda HKBP Helvetia bertujuan untuk menggalang dana bagi komisi beasiswa pendidikan anak-anak berprestasi dan juga pembangunan spiritual gereja. Tentunya kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari parhalado, jemaat dan orangtua. HKBP Helvetia telah membentuk Panitia Awakening Youth (Education Scholarship Church Development).

Prof. Dr. Efendy Napitupulu selaku Pembina panitia, mengakui bahwa kehadiran Ompui Ephorus benar-benar telah memberikan semangat keimanan bagi remaja dan pemuda HKBP Helvetia. Menurut Prof. Effendy, bahwa dalam perkembangan zaman saat ini telah terjadi pergeseran-pergeseran moral, terkikisnya rasa memiliki gereja HKBP oleh orang muda, tentunya ini menjadi kekuatiran bagi kita ujarnya. “Inilah tanggungjawab kita, mempersiapkan orang muda dan sekaligus membekali mereka sehingga bisa menghadapi tantangan zaman, dan HKBP Helvetia sangat fokus untuk hal itu,” ucapnya. 

Hadir juga pada perayaan puncak tersebut bapak Drs. Irwanto Tampubolon, anggota DPRD Medan, Kepala Biro Jemaat Pdt. Thomson Sinaga, STh, MM, Kepala Biro Hukum Pdt. Betty Sihombing, STh, SH, Kepala Biro Informasi HKBP Pdt. Bintahan Harianja, STh, MSi, Sekretaris khusus Ephorus Pdt. Mangasa Tobing, MTh, Staff Ephorus ClnPdt. Jona Togatorop, STh dan Desman Simanjuntak.

Usai ibadah dilanjutkan dengan acara jamuan makan siang bersama, tortor, hiburan dan lelang dari silua yang dibawa setiap weyk, kumpulan koor, Sekolah Minggu dan pribadi-pribadi, serta  pembagian hadiah kepada para pemenang lomba. (R4/Rel/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru