Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Banjir Mengepung Jakarta, Sejumlah Gereja Jadi Posko Bantuan dan Pengungsian

* Unit PRB PGI Salurkan Bantuan
- Minggu, 05 Januari 2020 19:52 WIB
2.655 view
Banjir Mengepung Jakarta, Sejumlah Gereja Jadi Posko Bantuan dan Pengungsian
pgi.or.id
Bantuan bagi korban bencana banjir yang telah diambil oleh Posko Banjir di GPIB Galilea Bekasi, pada Jumat (3/1).
Jakarta (SIB)
Hujan yang mengguyur Jabodetabek selama lebih dari 12 jam ternyata membawa bencana yang luar biasa. Banjir mengepung Jakarta dan beberapa kota di sekitarnya seperti Bogor, Bekasi, Tangerang, dan Depok.

Bahkan banjir juga terjadi di jalan tol Cikampek- Cipali Km 135 yang mengakibatkan kemacetan yang luar biasa di ruas tol.

Dari beberapa pantauan di linimasa, sejumlah gereja menawarkan gedungnya menjadi posko bantuan bagi masyarakat sekitar sebagai tempat sementara pengungsian. Padahal ini adalah saat yang tepat untuk menunjukkan kasih Tuhan kepada masyarakat sekitar. Di antaranya GBI Puri Indah, GPIB Galilea, GPIB Penabur, dan GBI Petamburan.

Seperti yang dilangsir dari akun twitternya Princess Milk @MilkSmoothies mengatakan bahwa GBI Puri Indah membuka House of Blessing sebagai posko banjir, foods, shower, medicines. Juga tersedia disana dokter jaga, pampers dan susu bayi. Gereja ini lokasinya di Jalan Puri Lingkar Luar, sebelah Lippo Mall Puri.

Ini patut kita apresiasi. Karena meskipun sama-sama mengalami kesulitan dan banjir, namun gereja tetap dalam komitmennya untuk menjadi berkat bagi masyarakat sekitar. Namun sayangnya tidak banyak gereja yang terpantau menyediakan posko banjir.
Salurkan Bantuan

Sementara itu, dalam rangka meringankan penderitaan, Unit Pengurangan Risiko Bencana Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PRB PGI) juga menyalurkan bantuan ke sejumlah posko korban bencana banjir, di antaranya, Posko GPIB Galilea Bekasi, Posko GPIB Penabur, dan Posko GBI Petamburan. Bantuan yang disalurkan merupakan partisipasi warga gereja, berupa sembako, pakaian layak pakai, air mineral, pempers, serta obat-obatan, yang dibagikan kepada semua korban tanpa melihat latar belakang.

Sekretaris Umum PGI Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty menegaskan, MPH-PGI menaruh keprihatinan yang sangat dalam atas bencana yang terjadi tepat di hari pertama kita memasuki tahun baru 2020 ini, dan telah menimbulkan korban jiwa serta harta benda.

"Banyak yang sekarang ini mengungsi di posko-posko pengungsian, atau bangunan publik, termasuk rumah-rumah ibadah, di beberapa gereja bahkan komunitas lintas agama ada di dalamnya. Menurut informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) cuaca ekstrim masih akan terjadi ke depan, maka sebagai gereja, MPH-PGI menghimbau gereja-gereja anggota di Jabodetabek, untuk melakukan konsolidasi bersama menyikapi hal ini. Mengkonsolidasi bantuan bukan saja terhadap warga gereja yang menjadi korban, tetapi juga masyarakat apapun latarbelakangnya, agama, etnis, sosial dan sebagainya," ujar Pdt. Jacky.

Sekum PGI bersama beberapa Kepala Biro saat mengunjungi kediaman mantan Ketua Umum PGI, Pdt. Sularso Sopater, yang juga mengalami musibah banjir

Sekretaris Umum PGI menambahkan, Natal yang baru kita rayakan mengusung tema Hiduplah Sebagai Sahabat bagi Semua Orang. Dalam situasi sekarang ini, menjadi tantangan bagi umat Kristen untuk mempraktikkan tema Natal tersebut.

"Sebagai sahabat kita harus mengulurkan tangan, memberi diri, mengunjungi, mendengar, dan membantu sebisanya, ini bagian dari pernyatan refleksi tema Natal kita, menjadi sahabat bagi semua orang, bukan menjadi sahabat bagi warga gereja saja.

Memang diperlukan juga kesiapan untuk bekerjasama dengan teman-teman agama lain, dalam menyalurkan bantuan, supaya tidak terjadi salah tafsir dan sebagainya," ujarnya.

Menurutnya, hal ini bisa ditanggulangi jika gereja-gereja punya kecerdasan sosial untuk mau bekerjasama dengan teman-teman lintas agama, yang juga menyalurkan bantuan di wilayah yang sama. Sehingga musibah ini juga menjadi sebuah peristiwa dimana kita merayakan relasi-relasi persahabatan lintas agama di dalam penanggulangan bencana-bencana kemanusiaan dan lingkungan.

MPH-PGI mengharapkan partisipasi gereja-gereja dengan mengirimkan bantuan baik berupa natura, maupun dana yang dapat dikirim ke Bank Mandiri Cab.

Matraman no: 006.006.000.034.0 atas nama Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, dengan mencantumkan kode unik "20" di akhir jumlah donasi (cth: Rp. 1.000.020). Atau dapat pula menghubungi Repelita-081317453932, dan Arie Moningka-08128521990. (Jb.com/Pgi.or.id/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru
Militer AS Blokade Pelabuhan Iran

Militer AS Blokade Pelabuhan Iran

Washington(harianSIB.com)Militer Amerika Serikat (AS) saat ini akan memulai memblokade seluruh lalu lintas maritim terhadap kapal yang masuk