Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

50 Tahun Harian SIB Menjadi Mitra Pelayanan Gereja

* Catatan Pdt Dr Pahala J Simanjuntak, Dosen STT HKBP P Siantar
Redaksi - Minggu, 10 Mei 2020 18:40 WIB
759 view
50 Tahun Harian SIB Menjadi Mitra Pelayanan Gereja
Media surat kabar khususnya di Indonesia merupakan salah satu instrumen penting dalam mencerdaskan masyarakat. Bahkan sejak media (cetak dan elektronik) hadir di tengah kehidupan manusia sudah menjadi sarana edukasi dan komunikasi bagi masyarakat.

Mulai dari kalangan muda sampai tua tentu menganggap surat kabar sangat perlu. Sejak Indonesia merdeka surat kabar juga merupakan media resmi bagi pemerintah dan lembaga lainnya. Sebab media cetak ini menyampaikan informasi yang akurat yang sedang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Sekalipun peristiwa itu tidak disaksikan secara langsung oleh pembaca, setidaknya memberikan informasi penting.

Namun tidak banyak surat kabar di Indonesia yang dapat bertahan lama. Sebagian hanya bertahan 5-10 tahun lalu hilang dari peredaran. Hal itu tergantung kepada manajemen dan kualitas pemberitaan yang disajikan dalam setiap terbitan. Misalnya apakah berita yang dimuat itu menarik atau tidak, aktual atau hoax, pembacalah yang menilai. Termasuk penyajian rubrik yang menarik dan edukatif melalui penggunaan bahasa yang santun dan mudah dimengerti sehingga tetap dicari pelanggannya.

Demikianlah Surat Kabar (SK) Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) yang setiap terbit mendapat sambutan positif di kalangan masyarakat dari desa hingga kota. Harian ini juga menjadi sahabat pelayanan bagi gereja karena setiap hari menyajikan berita pelayanan gereja.

Saya mengenal harian ini sejak usia kecil di Gurgur-Tampahan, sebuah pelosok desa di kabupaten Toba Samosir. Bapak saya seorang Pegawai Negeri Sipil dan hampir setiap minggunya membeli koran ini untuk mengetahui informasi dan berita yang terjadi. Setelah selesai membaca koran ini bapak saya menempelkan di dinding bagian dalam rumah kami yang terbuat dari papan.

Tujuannya untuk menutupi lobang angin agar tidak terlalu dingin pada malam hari. Demikianlah cara orangtua dahulu menyimpan surat kabar setelah selesai dibaca. Maka setiap saya berada di rumah dapat membaca seluruh halaman yang terlihat di dinding rumah kami dengan berbagai berita. Termasuk karikatur 'Nasib si Suar Sair' dan 'Komentar Parmitu' yang menghiasi kolom harian ini. Kecintaan banyak orang termasuk saya membaca harian ini terus berkembang dari waktu ke waktu hingga sekarang.

MENSYUKURI
Harus diakui pula, perkembangan media cetak di Indonesia sangat pesat terutama sejak masa reformasi tahun 1998 sampai sekarang. Namun tidak semua surat kabar yang ada mendapatkan pelanggan yang banyak dan pemberitaannya diminati. Berbeda dengan harian SIB bisa bertahan hingga saat ini berusia 50 tahun pada tanggal 9 Mei 2020. Ulang tahun ini merupakan 'golden year' yang memberi makna tersendiri bagi keluarga besar Harian SIB dan para pembaca. Usia ini dapat dikatakan tua dalam persuratkabaran di Indonesia.

Sehubungan dengan ulang tahun emas ini: Pertama, kita bersyukur kepada Tuhan. Kedua, selamat dan sukses kepada keluarga besar Harian Surat Kabar Sinar Indonesia Baru. Mulai dari penasehat, pemimpin umum, pemimpin redaksi, penanggungjawab, staff dan seluruh wartawan/ti atas kerja keras dan kerjasama yang baik serta pelayanannya di media ini. Ketiga, harapan ke depan harian ini akan tetap bertahan dengan sajian-sajian yang menarik untuk dibaca dan bersaing sehat dengan surat kabar lain. Keempat, tentu kesuksesan surat kabar ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak baik stake holder maupun para pembaca untuk mewujudkan visi dan misi harian ini. Terutama dalam menghadirkan berita yang 'up to date'.

MEDIA KOMUNIKASI GEREJA
Selain berita yang disampaikan kepada masyarakat secara umum, harian ini merupakan media komunikasi bagi gereja khususnya di Sumut. Tidak berlebihan kalau saya mengatakan harian ini menjadi mitra pelayanan gereja di Indonesia. Berita pelayanan, kegiatan, perayaan acara pesta gereja dari berbagai denominasi gereja yang dimuat di harian ini menjadi trending topic dan headlines news yang perlu diketahui warga jemaat. Sebagai media, harian SIB juga ikut dalam menyampaikan 'warta gereja' kepada jemaat yang dianggap memiliki nilai-nilai spiritual membangun persekutuan, pelayanan dan kesaksian gereja sebagai tubuh Kristus. Menarik juga bagi para pembaca adanya Mimbar Agama Kristen dengan kolom renungan (kotbah) dan artikel kristiani setiap hari minggu yang dapat memberi pertumbuhan iman warga jemaat.

Melalui media ini warga gereja banyak mengetahui kegiatan pelayanan di tengah-tengah masyarakat. Bukan hanya berita pembangunan gereja tetapi juga respon dan keputusan pimpinan gereja dalam menyikapi berbagai isu dan masalah yang berkembang di masyarakat. Misalnya bencana non alam yang sedang kita hadapi saat ini yakni Covid-19 yang menjadi pandemi yang membahayakan kehidupan warga jemaat. Himbauan dan keputusan pimpinan gereja dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 ini juga dapat diketahui melalui harian ini.

SUARA KENABIAN
Dari sisi pelayanan gereja apa yang dilakukan harian SIB selama ini tentu merupakan sebuah kesaksian tentang kebesaran Tuhan di tengah-tengah umat-Nya. Bersaksi melalui media surat kabar sehingga orang Kristen tetap percaya dan mengenal karya Tuhan Yesus Kristus di tengah-tengah dunia. Ke depan harian ini akan tetap menjadi mitra pelayanan gereja dalam menyuarakan suara kenabian untuk mewujudkan: Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan (KPKC).

Namun harian SIB bukanlah hanya mitra pelayanan agama Kristen saja, juga mitra bagi agama lain. Sebagaimana motto harian ini: Untuk Demokrasi, Persatuan dan Pembangunan. Artinya harian ini terbuka kepada semua suku, agama, ras, golongan menyangkut penyampaian berita sosial, ekonomi, politik dan budaya, pariwisata di Indonesia, khususnya di Sumut.

Sekali lagi Selamat Ulang Tahun ke-50 Harian SIB. Semoga Tuhan memberikan hikmat dan kebijaksanaan kepada seluruh keluarga besar harian ini. Terkhusus bagi wartawan/ti agar tetap bekerja dengan semangat, sukacita, jujur dan rendah hati untuk memperluas oplah harian ini.

Soli Deo Gloria: Kemuliaan hanya bagi Tuhan. (p)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru