Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Gereja Pentakosta dan BNKP Mulai Ibadah Konvensional

Redaksi - Minggu, 28 Juni 2020 17:08 WIB
914 view
Gereja Pentakosta dan BNKP Mulai Ibadah Konvensional
Foto: Dok/GPSU-P
Gereja Pentakosta dan BNKP: Gembala Jemaat GPSU/P Jalan Raja Sisingamangaraja XII - Simpang Limun Medan Pdm Krisman Saragih STh bersama Pdm Hendro  Simbolon MA dan Ketua Komisi Pemuda BNKP Lubukpakam Victor Agus Setiawan Gulo SH.&nbs
Medan (SIB)
Gereja Pentakosta Sumatera Utara / Pinksterkerk (GPSU/P) dan Gereja BNKP mulai ibadah konvensional. Dalam ibadah, seluruh pihak yang terlibat diwajibkan mengindahkan protokol kesehatan.

Gembala Jemaat GPSU/P Jalan Raja Sisingamangaraja XII - Simpang Limun Medan Pdm Krisman Saragih STh mengatakan, selama ini pihaknya mengadakan ibadah virtual dan kegiatan tersebut tetap dilakukan. “Tetapi mulai Minggu, 14 Juni 2020, ibadah konvensional dimulai lagi. Pembatasan jumlah jemaat ke gereja maksimal lima puluh persen. Jemaat diminta antre dalam arti tiap ibadah dibatasi,” ujar senioren Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) tersebut yang dihubungi Sabtu (13/6).

Hal serupa diberlakukan di Gereja BNKP. Sejak Minggu (7/6), diadakan kebaktian seperti biasanya. Hal serupa diberlakukan di wilayah Deliserdang.

Ketua Komisi Pemuda BNKP Lubukpakam Victor Agus Setiawan Gulo SH mengatakan, sesuai arahan dari pucuk pimpinan di Nias, ibadah di Gereja BNKP mematuhi protokol kesehatan. “Di BNKP Lubukpakam disediakan hand sanitezir dan air di kompleks gereja. Begitu masuk, wajib mengindahkan protokol kesehatan dan lebih dahulu membersihkan tangan,” ujar Wakil Ketua GAMKI Deliserdang tersebut.

Pdm Krisman Saragih dan Victor Gulo mengatakan, untuk mengadakan kebaktian seperti biasa, ada tambahan biaya yang dikeluarkan pengurus gereja. Mulai dari membeli hand sanitizer, air bahkan masker. “Beberapa wakt lampau, oleh Ketua Sinode GPSU/P, jemaat diberi bantuan untuk ketahanan tubuh. Selain bahan makan pokok juga disubsidi telur,” tambah Pdm Krisman Saragih.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Kaum Bapa GPSU/P itu memastikan, jemaat GPSU/P mengindahkan anjuran dan program Presiden Joko Widodo dalam kaitan berdamai dengan virus corona. “Benar, tak tahu kapan habisnya Covid-19. Untuk itu, yang terpenting mengindahkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Hal serupa diutarakan Victor Gulo. Setelah hampir 4 bulan Gereja BNKP tidak berfungsi sebagaimana biasanya, per Minggu (14/7) kembali buka. “Kiranya, semangat berkumpul memuliakanNya di gereja semakin tinggi. Apalagi bagi kaum milenial,” ujar pengacara muda yang mengibarkan LBH PKN Maju Jaya Abadi tersebut. (R10/c)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru