Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Paus Ucapkan Selamat dan Berkati Joe Biden

Redaksi - Minggu, 15 November 2020 11:40 WIB
682 view
Paus Ucapkan Selamat dan Berkati Joe Biden
Foto Dok
Joe Biden dan Paus Fransiskus
Vatikan (SIB)
Pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus mengucapkan selamat dan menyampaikan berkat kepada Presiden terpilih Amerika Joe Biden, pada Kamis (12/11) lalu. Paus Fransiskus menghubungi Biden melalui telephone, dan menurut pernyataan tim transisi Biden-Haris, keduanya berdiskusi beberapa hal penting seperti kesetaraan umat manusia dan kepedulian kepada kelompok marginal.

"Presiden terpilih mengungkapkan keinginannya untuk bekerja sama atas dasar keyakinan bersama akan martabat dan kesetaraan semua umat manusia dalam berbagai masalah seperti merawat yang terpinggirkan dan yang miskin, menangani krisis perubahan iklim, dan menyambut serta mengintegrasikan imigran. dan pengungsi ke dalam komunitas kami," demikian pernyataan tim transisi yang dikutip oleh NPR.org.

Hal tersebut sering disampaikan oleh Paus Fransiskus, sesuatu yang menjadi perhatiannya dan berulangkali mengajak pemimpin dunia untuk mengambil tindakan untuk mengatasi hal tersebut.

Joe Biden sendiri memiliki rencana ambisius untuk mengatasi krisis iklim, dan dia berencana untuk mencabut batas pemukiman kembali pengungsi Amerika Serikat, yang telah diturunkan Trump ke level rekor.

Joe Biden yang beragama Katolik dikenal sebagai seorang yang taat kepada agamanya. Dalam pidatonya ia sering mengutip ayat firman Tuhan atau pengajaran Paus. Ia akan menjadi presiden Amerika beragama Katolik kedua, setelah John F. Kennedy.

Menurut NPR.org, Biden selalu membawa rosario di kantongnya dan menghadiri misa setiap Minggu. Pandangan politiknya juga sangat dipengaruhi oleh kepercayaan yang ia anut, terutama dalam hal kemanusiaan, keadilan rasial, pengungsi dan imigran yang ia pandang sebagai sesama yang diciptakan serupa dengan gambaran Allah. Walau demikian, pandangan Biden ke arah liberal berkaitan dengan aborsi. Hal ini menjadi senjata Trump untuk menyerang Biden dalam kampanye beberapa waktu lalu.

Joe Biden sendiri terbilang politisi yang langka di kalangan Demokrat karena ia menunjukkan iman dan nilai-nilai yang ia percayai kepada publik selama berpuluh-puluh tahun. (jawaban.com/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru