Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

Indonesia Tembus 1 Juta Kasus Covid-19, PGI Ajak Gereja Sukseskan Vaksinasi

Redaksi - Minggu, 07 Februari 2021 09:51 WIB
424 view
Indonesia Tembus 1 Juta Kasus Covid-19, PGI Ajak Gereja Sukseskan Vaksinasi
Foto: Grandyos Zafna
Ilustrasi
Pada Selasa (26/1) lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumunkan bahwa kasus positif Covid-19 di Indonesia menembus 1 juta orang. Menkes Budi menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo menyampaikan dalam rapat terbatas pada hari itu bahwa pemerintah sangat berduka atas banyaknya masyarakat yang meninggal akibat pandemi Covid-19, termasuk di antaranya 600 tenaga kesehatan yang gugur saat bertugas merawat pasien.

“Mungkin sebagian dari keluarga dekat dan teman dekat kita juga sudah meninggalkan kita. Itu momen pertama yang harus kita lalui bahwa ada rasa duka yang mendalam dari pemerintah dari seluruh rakyat Indonesia atas angka ini,” demikian ungkap Menkes.

Salah satu kerja keras dalam memerangi Covid-19 ini adalah dengan vaksinasi. Pada Rabu (27/1) lalu Presiden Jokowi melakukan vaksinasi dosis kedua dan menyatakan bahwa ia memberi target ada 1 juta orang divaksin setiap harinya. Namun Jokowi menjelaskan bahwah hal itu perlu waktu untuk bisa terlaksana.

"Kita harapkan memang targetnya karena kita memiliki 30 ribu vaksinator yang ada dikurang lebih 10 ribu Puskesmas kita maupun di 3.000 rumah sakit kita. Kita harapkan sebetulnya sehari paling tidak bisa 900 sampai 1 juta yang bisa divaksin. Ini target," demikian ungkapnya.

Dukung Vaksinasi
Ketua Umum PGI Pdt. Gomar Gultom, pada Pembukaan Sidang MPL-PGI 2021, di Grha Oikoumene, Jakarta, Senin (25/1) mengungkapkan bahwa PGI sangat prihatin dengan banyaknya korban Covid-19.

“Kita tentu sangat prihatin dengan banyaknya korban jiwa yang terjadi serta dampak ikutan lainnya,” demikian pernyataan Pdt.Gomar Gultom yang dirilis PGI.or.id.

Untuk itu PGI mengapresiasi para pemimpin gereja yang ikuti divaksin tahap awal di berbagai wilayah Indonesia, serta kesediaan gereja dalam mengkampanyekan proses vaksinasi ini. Menurutnya, gereja bertanggung jawab untuk mensukseskan program vaksinasi untuk mempertahankan kehidupan.

Sebelumnya PGI sendiri telah memberikan dukungan terhadap program vaksinasi yang dilakukan pemerintah saat ini, yaitu dengan menyerukan:

- Gereja-gereja memberikan dukungan optimal bagi pelaksanaan program vaksinasi. Tentunya dukungan ini diberikan dengan tetap memperhatikan penerapan persyaratan minimal bagi upaya vaksinasi, termasuk batasan usia yang disyaratkan.

- Gereja-gereja aktif dalam rangka mensosialisasikan program vaksinasi kepada seluruh jemaat.
Mendoakan agar program vaksinasi berlangsung dengan aman dan lancar, sehingga Indonesia dapat terbebas dari pandemi Covid-19.

Bersama Presiden Jokowi
Ronald Richard Tapilatu, Kepala Biro Papua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menjadi perwakilan umat Kristen dalam penyuntikan vaksin tahap pertama dan kedua lalu di Istana Presiden. Walau saat diukur tekanan darahnya cukup tinggi, namun Ronald mengungkapkan setelah didoakan oleh Romo Heri normal kembali.

“Saya harus tensi sampai 5 kali baru memenuhi syarat setelah lebih rileks dan tertawa karena dihibur Romo Heri, lalu diberkati pula Romo Heri jadi turun drastis dari 168 jadi 136. Puji Tuhan. Lolos akhirnya. Tapi ternyata bukan saya saja. Ada juga yang lain sepert itu. Tapi so far feeling saya nyaman, tidak ada rasa sakit, pening ataupun apapun yang mengganggu setelah masa observasi 30 menit paska vaksin yang kedua,” demikian tutur Ronald, Rabu (27/1).

Tentunya selain mendukung program pemerintah untuk vaksinasi ini, gereja dan umat harus tetap menerapkan protokol kesehatan 4M, yaitu : memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Yuk kita jaga diri kita dan jaga orang-orang di sekitar kita dengan tetap menerapkan 4 M ini. (Berbagai Sumber/f)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru