Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026
Pesta Puncak Tahun Remaja - Pemuda HKBP Distrik XXVI di Rantauprapat

Sekjen HKBP Serukan Anak-anak Muda di Kebun Jangan Sia-siakan Waktu

- Minggu, 02 November 2014 19:15 WIB
427 view
Medan (SIB)- Pesta puncak Tahun Remaja Pemuda 2014 HKBP Distrik XXVI Labuhan Batu digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Rantauprapat. Acara diawali dengan prosesi dipimpin Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Mori A.P. Sihombing, M.Th (sebagai Pengkhotbah), Praeses Distrik XXVI Labuhanbatu Pdt. Rich Jhonson Simamora (sebagai Liturgis) dan seluruh Pendeta Ressort  serta  200 orang perwakilan Remaja Pemuda.

Acara diikuti lebih dari 700 orang Remaja Pemuda dari 20 Ressort berlangsung hikmat dan penuh sukacita. Suara Koor "Bangunlah Bangkitlah Remaja Pemuda HKBP" yang dibawakan seluruh Remaja - Pemuda menambah sukacita.

Dalam khotbahnya dari 1 Tesalonika 2 : 1 - 8, Pdt. Mori A.P Sihombing, M.Th menyampaikan tentang akar dari kata Remaja/Pemuda dalam bahasa Ibrani (disebut: bahar/bahur) yang artinya berani/bersemangat. Sementara dalam bahasa Yunani Remaja/Pemuda itu berasal dari kata (neos) yang artinya baru/hijau. Sehingga arti remaja/pemuda itu adalah orang-orang yang bersemangat, orang-orang yang berani, orang-orang yang masih baru yang memiliki talenta, potensi, yang energik dan penuh dengan harapan.

Remaja/Pemuda harus menyadari bahwa kehidupan ini tidak kekal (fana), karena yang kekal hanyalah Tuhan (yang tidak berawal dan tidak berakhir).

Ketika remaja/pemuda menyadari bahwa hanya Tuhan yang kekal, pada saat itulah mereka akan menjadi orang-orang yang selalu hadir dan datang serta tunduk/taat kepada Tuhan dan melayani Tuhan dalam kelemahan dan kerendahan hati sebagai makhluk ciptaan. Dalam ketundukan dan ketaatan kepada Tuhan, remaja/pemuda akan menjadi pemenang dalam menjalani kehidupannya, meraih segala cita-citanya dan akan menjadi orang yang bersemangat.

Tetapi orang-orang muda juga adalah orang-orang yang murah jatuh, apalagi dengan semakin beratnya tantangan zaman sekarang. Untuk itulah dibutuhkan peran dari gereja dan khususnya para orangtua agar mendukung dan memotivasi anak-anak mereka khususnya para remaja/pemuda, jangan sesekali membuat mereka merasa semakin jatuh tetapi marilah membangkitkan mereka ketika mereka jatuh dan lemah dengan motivasi dan semangat juang yang tinggi.

Pdt. Mori A.P Sihombing M.Th juga menyerukan  “Hai anak-anak muda yang tinggal di kebun, bangkitlah, belajarlah, raihlah cita-citamu dan buatlah hidupmu hanya untuk menyenangkan hati Tuhan.” Banyak kesempatan, janganlah sia-siakan waktumu, tenagamu, pikiranmu, potensimu, talentamu dan kemampuanmu untuk meraih kesempatan demi masa depanmu. Sekarang memang kamu boleh sebagai anak kebun, tetapi karena semangat, keberanian, harapan, potensi dan talenta yang dimiliki kamu dapat menjadi orang-orang sukses kelak.  

Dalam laporannya ketua panitia seorang pemuda Parlin Panjaitan, menyampaikan terima kasih kepada HKBP khususnya Distrik XXVI Labuhanbatu yang telah membuat program demi menyambut dan mensukseskan program Tahun Remaja/Pemuda HKBP. Banyak program Distrik yang telah dilaksanakan di antaranya pertandingan paduan suara, seni dan olah raga dan program terbesar yang diselenggarakan Distrik XXVI Labuhanbatu adalah HKBP Go Green. Tujuannya adalah merawat bumi dan program ini juga sekaligus mendukung program dari Pemkab Labuhanbatu.

Bupati Labuhanbatu dr. H. Tigor P. Siregar Sp.PD menyampaikan rasa terima kasih kepada HKBP yang telah membuat program Tahun Remaja-Pemuda yang tidak lain tujuannya adalah untuk membimbing, mendidik serta mengarahkan para remaja-pemuda ke arah yang positif dengan didukung program-program yang dilaksanakan baik ditingkat huria, ressort, distrik dan tentunya ditingkat pusat. Apabila kita lihat salah satu tantangan zaman sekarang ini adalah permasalahan narkoba dan sejenisnya. Sesuai dengan data statistik bahwa sudah 4 sampai 5 juta para remaja-pemuda kita yang terjerumus kasus narkoba. Untuk itulah saya berbangga hati kepada HKBP sebagai lembaga gereja yang benar-benar memberikan perhatian serta mempersiapkan remaja-pemuda untuk menghadapi tantangan zaman, karena memang begitulah seharusnya janganlah kita tinggalkan generasi setelah generasi kita. (Rel/R4/D9/f)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru