Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

GBKP Klasis Medan Kutajurung Napak Tilas Telusuri Jejak Misionaris ke Tanjung Beringin

- Minggu, 07 Desember 2014 16:44 WIB
526 view
GBKP Klasis Medan Kutajurung Napak Tilas Telusuri Jejak Misionaris ke Tanjung Beringin
SIB/Dok/ r
Rombongan napak tilas Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Klasis Medan Kutajurung berfoto di depan GBKP Tanjungberingin Kecamatan Sibolangit, Sabtu.
Medan (SIB)-  Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Klasis Medan Kutajurung mengadakan napak tilas menyusuri jejak misionaris di kawasan Tanjung Beringin Sibolangit, Sabtu (29/11). Hajatan bidang Marturia ini melibatkan sejumlah pendeta, pertua, diaken dan keluarga pada 15 runggun (mejelis) setempat.

 Tampak hadir Ketua Klasis Medan Kutajurung Pdt Sarianto Purba STh  MMin, Pdt Iskandar Purba, Pdt TU Barus , Ketua Klasis Sibolangit Pdt Jovianus Tarigan dan Kabid Marturia Timbas Peranginangin.Rombongan ini disambut sejumlah umat GBKP Runggun Tambunan dan Tanjung Beringin di antaranya tampak Pt Protestan Gurusinga, Pt  Koma Tarigan serta Pt Emeritus Koma Sembiring.

Ketua Klasis Medan Kutajurung Pdt Sarianto Purba mengatakan, napak tilas tersebut sebagai wahana penambah apresiasi kepada perjuangan misionaris masa lalu. “Klasis mengagendakan kegiatan ini setiap tahun agar pelayan Tuhan merasakan betapa misionaris sebagai pendahulu tidak mengenal lelah memberitakan  firman Tuhan,“ ujarnya.

 Napak tilas diisi dengan pertemuan dengan jemaat GBKP Tanjung Beringin guna tukar informasi seputar pembangunan keumatan. Satu di antara narasumber perempuan lanjut usia, L Br Bangun. Dalam usianya 72 tahun masih energik menguraikan jejak-jejak para rohaniwan yang masuk ke desa tersebut.

 Diawali dengan hadirnya guru agama Hendrik Pesik dari Minahasa, munculnya sekolah guru agama dan lahirnya sejumlah nama rohaniwan idealis seperti Gr  N Sinuraya.

 Napak tilas diakhiri dengan melintasi hutan tanaman industri mulai dari Desa Tanjung Beringin sampai ke Desa Sukadame Kecamatan Pancurbatu.Menurut Pt  J Bangun,  agenda tersebut memiliki nilai komplit, disamping unsur sejarah, juga rohani, sosial dan pariwisata. (Rel/R5/ r)






SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru