Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

Ingat Kebaikan-Nya, Cermati Perintah-Nya, Dengar Firman-Nya

Oleh : Pdt Sunggul Pasaribu
- Minggu, 04 Januari 2015 16:33 WIB
441 view
Kemarin adalah pengalaman, hari ini adalah anugerah, masa depan adalah pengharapan. Inilah kata-kata mutiara bagi kita yang merasakan bahwa Tuhan itu baik kepada setiap orang dan di setiap waktu. Oleh karena itu marilah menundukkan kepala dan mengheningkan diri sejenak mengenang perjalanan hidup kita selama tahun dua ribu empat belas yang kita lampaui.

Tentang perjalanan hidup, begini pengalaman seorang musafir yang sedang mengenderai di atas sebuah kereta sado. Sang pengemudi sado berkata, ketika dalam perjalanan di depan terbentang sejumlah perbukitan terjal, terkadang jalan menurun, juga ada tikungan. Dari kejauhan sudah terlihat bukit-bukit yang membentang berbaris-baris dan sambung menyambung. Maka dia pun berkata, "sungguh hidup ini melelahkan karena masih akan menapaki pendakian yang masih panjang, bilakah kami akan sampai ke tujuan?".

Namun penumpang yang di belakang sang pengemudi, yang duduknya bertolak belakang, tentu saja ia melihat ke belakang. Kemudian dia juga turut berceloteh, mengatakan : " Wou,! Sungguh hebat sang pengemudi dan kuda ini, ternyata yang kami sudah lalui beberapa tanjakan, tikungan, dan perbukitan yang curam, sungguh menegangkan. Syukurlah sado ini ternyata mampu melewati sehebat apa pun pendakian, luar biasa." Begitu pengakuan sang penumpang disertai suara tarik nafas yang panjang dan pendek.

"Ingat Kebaikan-Nya"

Tentang kebaikan Tuhan, begini kesaksian pemazmur, katanya,: " Bersyukurlah kepada TUHAN, serukanlah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa! Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib! (Mazmur 105:1-2).

Jika hingga pada hari ini Tuhan masih mengaruniakan nafas kehidupan berarti kita masih diperkenankan-nya untuk bekerja, berusaha, dan menikmati alam ciptaan Tuhan. Nafas kehidupan dari Tuhan bukanlah buatan manusia, dan tidak diperdagangkanNya, justru perbuatan ajaibNya kita artikan sebagai kasih setia Tuhan kepada umatNya. Tidak diperhitungkanNya kesalahan, kekurangan, kelemahan, dan dosa-dosa kita. Ia memberi secara cuma-cuma.

Apa yang Tuhan inginkan dari kita sebagai umatNya.? Ingatlah kebaikan Tuhan dalam hidup saudara, bentuk dan caranya bagaimana ? Kita perlu bersyukur dan beribadah secara baik dan benar. Mengapa ? Sebab, marilah kita menghitung beberapa keberhasilan yang mungkin kita peroleh dalam tahun ini, seperti; mendapat rejeki, atau berhasil menduduki jabatan atau kenaikan pangkat, atau usaha saudara berhasil memperoleh laba yang meningkat, perilaku anak menyenangkan orangtuanya.

Mengingat kebaikan Tuhan berarti kita belajar menjadi orang setia kepada pertolongan Tuhan, menjadi orang yang bergantung dan berharap atas bimbingan dan penyertaanNya.

"Cermati Perintah-Nya"

Seperti seorang tentara, langkah dan kebijakan tugasnya terletak pada perintah atasan yang diterima. Di dalam perintah ada otoritas, kuasa, dan tujuan yang akan dicapai. Perintah Tuhan kita dengan dan di dalam Firman-Nya. Dikatakan oleh Yohannes, Allah kita kenal dengan firman-Nya, dengan firman Ia menjadikan segala sesuatu yang ada di atas langit, cakrawala, yang ada di atas bumi, di bawah bumi dan di dalam air (Yoh.1:1-5).

Semua terjadi hanya dengan perintah firman Tuhan. Kita sebagai orang Kristen menaati Tuhan, memahami rencanaNya, dan melakukan kehendakNya dengan firman Tuhan. Tidak ada satu pun yang terjadi di dunia ini diluar perintah dan kehendak-Nya.

Sekali saja kita mengabaikan perintah Tuhan, saat itu juga hukuman akan Dia perlakukan atas manusia. Lihatlah, jika ada orang harus mendekam di penjara karena melakukan perbuatan pidana atau perdata pasti dihukum. Jika anak-anak di rumah tidak taat kepada perintah orang tua, pastilah mereka menghukum anaknya. Pelanggaran terhadap perintah Tuhan dikatakan oleh Paulus adalah tindakan dosa.

Lihatlah selama dalam kurun waktu tahun lalu tidak sedikit orang yang telah dihukum karena perbuatan melanggar hukum, seperti ; para pengedar dan pemakai narkoba, para penjahat, pencuri, termasuk para pejabat pemerintah dan politisi serta pengusaha yang korupsi. Mereka ini adalah yang tidak mencermati otoritas hukum Tuhan dan hukum di negara ini. Agar kita selamat dari hukum, hendaklaha kita mencermati perintah Tuhan.

"Dengarkan Firman-Nya"

Beginilah doa pemazmur untuk meminta pertolongan Tuhan, katanya, : "Tuhan, dengarkanlah doaku, dan biarlah teriakku minta tolong sampai kepadaMu. Janganlah sembunyikan wajahMu terhadap aku, pada hari aku tersesak, sendengkanlah telingaMu kepadaKu, pada hari aku berseru, segeralah menjawab aku" ! (Mazmur 105:1-2).

Permohonan dalam doa sangat penting dalam kehidupan orang percaya. Paulus berpendapat doa dan kerja sama nilainya, tidak cukup manusia hanya bekerja, kerja dan kerja, tetapi juga harus dibarengi dengan doa. Sebab dengan doa manusia akan berbicara, kemudian Tuhan akan membisikkan dan menuturkan firmanNya tentang apa yang perlu kita dengar.

Selama tahun lalu, tidak sedikit kita mendengar berita yang baik atau berita yang tidak menyenangkan hati, berita duka dan bencana, berita yang menghantui jiwa manusia. Adakah kita mendengarkan firmanNya yang menubuatkan berbagai hal, seperti ; persiapkan jalan Tuhan sebab Raja keadilan, penuh kedamaian, dan di tanganNya ada kuasa kasih yang menyembuhkan luka bathinmu.

Mungkin, karena ini hanya sekedar bahasa, dan suara belaka, manusia menjadi imun dan bebal. Sehingga tidak mengindahkan, tidak peduli, tidak antsipatif. Akibatnya, manusia terlanjur salah bertindak dan melakukan kebijakan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan kita. FirmanNya, berkata, : mereka memang bertelinga namun tuli, mereka memang punya mata tetapi tidak melihat perbuatan ajaib Tuhan, mereka memang punya kaki dan tangan tetapi malas bekerja.

Kita telah memasuki tahun baru 2015. Agar kita selamat dan berkenan menapakinya hendaklah kita mendengar firman Tuhan pada setiap kesempatan manapun. Semoga, Tuhan Memberkati. (Penulis, berdomisili di Pematangsiantar)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru