Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 08 September 2026

Ephorus HKBP: Transformasi Gereja Harus Berdampak bagi Masyarakat

Regen Silaban - Minggu, 06 September 2026 21:40 WIB
561 view
Ephorus HKBP: Transformasi Gereja Harus Berdampak bagi Masyarakat
Foto: Dok/Regen
Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan (mengenakan pakaian khas Melayu) berfoto bersama Forkopimda dan Panitia, saat menghadiri Pesta Puncak Tahun Transformasi HKBP Distrik XIII Aslab di Aula HKBP Kota Tanjungbalai, Minggu (6/9/2026).

Tanjungbalai(harianSIB.com)

Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan menegaskan semangat Tahun Transformasi HKBP harus terus dihidupi dalam pelayanan gereja dan diwujudkan melalui perubahan nyata di tengah kehidupan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Victor Tinambunan saat menghadiri Pesta Puncak Tahun Transformasi HKBP Distrik XIII Asahan Labuhanbatu (Aslab) di Aula HKBP Kota Tanjungbalai, Minggu (6/9/2026). Ribuan jemaat dari berbagai gereja HKBP di wilayah Distrik XIII Aslab menghadiri ibadah dan syukuran tersebut.

"Spirit transformasi atau mereformasi gereja HKBP harus tetap dilakukan dengan menjiwai seluruh pelayan, jemaat dan gereja HKBP dalam pelayanan," ujar Victor.

Menurut Ephorus, Tahun Transformasi HKBP merupakan program yang dihasilkan melalui Sinode Godang HKBP. Transformasi tidak hanya menyangkut pembaruan kelembagaan, tetapi juga peningkatan kualitas kehidupan pelayan dan jemaat.

Baca Juga:
Berbagai upaya, katanya, telah dilakukan untuk mewujudkan transformasi tersebut, antara lain meningkatkan kualitas pastoral pendeta dalam memimpin dan membimbing jemaat menghadapi berbagai persoalan sosial dan kenegaraan, membangun karakter dan budaya serta mendorong pembaruan diri jemaat.

HKBP juga memberi perhatian terhadap persoalan perjudian, khususnya judi online, penyalahgunaan narkoba, digitalisasi pelayanan serta peningkatan efektivitas pelayanan gereja.

Victor menekankan gereja memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat.

"Sehingga HKBP dapat mempertahankan eksistensinya di tengah-tengah kehidupan sosial dan bernegara," katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Tanjungbalai menyatakan dukungan terhadap berbagai program dan pelayanan HKBP yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Tanjungbalai Fitra Hadi, yang hadir mewakili Wali Kota Tanjungbalai, mengatakan pemerintah dan gereja memiliki ruang luas untuk membangun sinergi dalam mewujudkan masyarakat yang beriman, berkarakter dan sejahtera.

Membacakan sambutan tertulis Wali Kota Tanjungbalai, Fitra mengajak jemaat menjadikan Tahun Transformasi sebagai momentum perubahan yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

"Transformasi dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Mari kita memulai transformasi dari lingkungan keluarga, di antaranya menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan kesehatan serta membangun keharmonisan keluarga," ujarnya.

Menurut Fitra, perubahan besar dalam kehidupan masyarakat dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam keluarga dan lingkungan.

Ia menilai nilai-nilai kekristenan berupa kasih, kebersamaan dan pelayanan dapat menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan serta memperkokoh toleransi antarumat beragama di Kota Tanjungbalai.

"Dari hal kecil ini, kita akan mampu membangun masyarakat Tanjungbalai yang lebih baik," katanya.

Fitra menambahkan, Pemko Tanjungbalai menyambut baik sinergi dengan HKBP di bidang keagamaan, sosial, pendidikan dan kemasyarakatan. Ia berharap momentum Tahun Transformasi semakin memperkokoh iman dan semangat pelayanan jemaat sekaligus mendorong partisipasi umat dalam pembangunan Kota Tanjungbalai.

Pesta Puncak Tahun Transformasi HKBP Distrik XIII Aslab turut dihadiri Praeses Distrik XIII Aslab Pdt Sampur Manullang, para pendeta, Bibelvrouw, Diakones, Sintua dan ribuan jemaat.

Hadir pula unsur Forkopimda Tanjungbalai, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Ebenezer Sitorus serta Ketua Panitia St Reicer Siregar.

Dalam kesempatan itu, Fitra Hadi menyematkan songket Melayu kepada Ephorus HKBP sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan Pemerintah Kota Tanjungbalai. Sebaliknya, Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan menyematkan ulos kehormatan kepada Fitra Hadi sebagai cenderamata dari HKBP Distrik XIII Aslab.

Ketua Panitia St Reicer Siregar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya para pelayan dan jemaat HKBP Distrik XIII Aslab yang telah mendukung terlaksananya pesta puncak tersebut.

Perayaan berlangsung dengan ibadah dan syukuran yang dirangkai makan bersama, lelang, hiburan serta pemberian ulos kehormatan kepada sejumlah jemaat.

Pesta puncak tersebut sekaligus menjadi momentum meneguhkan kembali komitmen transformasi HKBP, memperkuat karakter dan iman jemaat serta membangun sinergi gereja, pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan kehidupan yang rukun, toleran dan sejahtera. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PN Tanjungbalai Vonis Mati Terdakwa Kasus 40,61 Gram Sabu
Menteri Kesehatan Hadiri Puncak Tahun Kesehatan HKBP Taman Mini
Polres Tanjungbalai Kejar Penyelundup 1 Kg Sabu Asal Malaysia
1 Bal Ganja Tak Bertuan Ditemukan di Lapas Klas IIB Tanjungbalai
Pemko Tanjungbalai Bantu Rizki Kaisar Balita Penderita Cairan di Kepala
Datuk Bandar Tanjungbalai Nominator Kecamatan Terbaik Tingkat Sumut
komentar
beritaTerbaru