Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026
Perayaan Tahun Perempuan Distrik XIII Aslab

Perempuan Batak Pelopor Pembaharuan, Perdamaian dan Pemberdayaan

- Minggu, 09 Agustus 2015 13:39 WIB
317 view
Perempuan Batak Pelopor Pembaharuan, Perdamaian dan Pemberdayaan
Kisaran, (SIB)- Pada hari Minggu (2/8) tepatnya pada Minggu IX Setelah Trinitatis, HKBP Distrik XIII Asahan Labuhan Batu melaksanakan Ibadah Perayaan Pesta Puncak Tahun Perempuan Se-Distrik dan Perayaan Ulang tahun ke-41 Tahun Distrik di HKBP Kisaran Resort Kisaran, minggu (2/8). Ibadah ini dipimpin oleh Ompui Ephorus HKBP Pdt. Willem TP Simarmata, MA dan Praeses HKBP Distrik XIII ASLAB Pdt. Robert Pandiangan.

Ibadah diawali dengan persiapan sebelum prosesi di kantor Distrik XIII Asahan Labuhan Batu.

Menyambut Tahun Perempuan ini Distrik XIII ASLAB membuat satu kegiatan yaitu Peningkatan ekonomi warga jemaat/kerakyatan. adapun kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk ekonomi kreatif yaitu "mameyet". Menurut panitia, hasil dari peyetan ini merupakan kreatifitas yang memiliki harga jual cukup tinggi. Sehingga para kaum perempuan dapat menjual hasil kreatifitas yang mereka miliki.

kepada Ephorus Duta Sending/Perempuan Bersending Distrik XIII ASLAB.Ibadah dipimpin Ompui Ephorus ( Pengkhotbah) dan Pdt. Tetty S. Tambunan (liturgist).Jemaat yang hadir termasuk perwakilan perempuan dari setiap ressort yang ada di Distrik XIII ASLAB menyambut ibadah dengan penuh rasa syukur kepada Allah. Sukacita menyambut Perayaan Pesta Puncak Tahun Perempuan ini semakin bertambah ketika seluruh Perempuan yang hadir dalam ibadah melantunkan lagu wajib Tahun perempuan yang berjudul Olophon ma hatigoran.

Ephorus dalam khotbahnya mengutip yohana 6:24-35, mengatakan Perempuan Batak dalam perjalanan sejarahnya telah memberikan banyak kontribusi bagi kehidupan. Dengan keterbatasan yang hanya hidup di desa, mereka telah menjadi pelopor bagi Pembaharuan, Perdamaian dan Pemberdayaan minimal kepada keturunannya. Hal ini dapat dibuktikan dari usaha mereka atas tanggung jawabnya dalam mendidik, membesarkan, memelihara serta merawat keturunannya. Walaupun mereka bekerja di sawah, tetapi mereka menyempatkan diri untuk memperhatikan anak-anaknya, pergi bersekutu dengan Tuhan. Diberkatilah setiap ibu yang masih melakukan hal seperti itu, terberkatilah keturunannya. Maka dari itu Setiap Perempuan harus dapat menjadi saluran berkat dan pelopor Pembaharuan, Perdamaian dan Pemberdayaan di dalam kehidupan keluarga, gereja dan masyarakat. Bekerjalah! Bekerjalah agar kita Ikut serta menikmati roti kehidupan yang telah diberikan Tuhan Yesus kepada kita. Bagi orang China roti adalah surga, surga adalah kerinduan kita bersama - maka dari itu marilah kita membagikan roti itu kepada sesama agar kita bersama-sama mencapai tujuan itu. 

Ephorus menyampaikan, agar kita bisa menjadi saluran berkat dan Pembaharuan, Perdamaian dan Pemberdayaan yang perlu kita lakukan terlebih dahulu adalah "membaca Firman Tuhan". Bacalah Firman Tuhan, agar engkau mendapatkan hikmat, Jangan lewatkan satu hari pun tanpa membaca Firman Tuhan. Karena melalui Firman Tuhan kita mendapat hikmat, karena melalui Firman Tuhan moral kita akan diperbaharui. Sehingga kita mampu mejadi pelopor Pembaharuan, Perdamaian dan Pemberdayaan bagi kehidupan ini.

Setelah itu Percayakanlah hidupmu kepada Tuhan, berserahlah kepada-Nya. Orang yang percaya dan mempercayai kehidupannya kepada Tuhan akan diberi kemampuan dan kekuatan. Kenapa para pelayan yang di desa anak-anak mereka banyak yang berhasil? Karena dia berserah kepada Tuhan dan keyakinan bahwa Tuhan bekerja melebihi apa yang kita harapkan. Dia tidak memiliki kemampuan dan kekuatan selain dari Allah, sehingga keberserahannya itulah yang memampukannya, sambung beliau.

Diakhir khotbahnya Ephorus mengajak warga jemaat agar menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan untuk bersama-sama membangun Pembaharuan, Perdamaian dan Pemberdayaan dalam kehidupan persekutuan.

Diakhir khotbahnya Ompui Ephorus mengajak warga jemaat agar menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan untuk bersama-sama membangun Pembaharuan, Perdamaian dan Pemberdayaan dalam kehidupan persekutuan.(Rel/R4/K)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru