Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Apakah yang Menjadi Tujuan Hidup Kita ?

*catatan: Pdt Dr Luhut P Hutajulu
- Minggu, 16 Agustus 2015 14:16 WIB
285 view
Apakah yang Menjadi Tujuan Hidup Kita ?
Apakah yang menjadi tujuan hidup kita? Adalah merupakan pertanyaan yang menantang kita untuk memberi jawaban. Kita hidup hanya sekali. Dan umur kita pun terbatas. Tidak bisa diulang atau diperpanjang. Sekali saja. Karena itu sebenarnya hidup kita sangat berarti. Ke mana sebetulnya arah tujuan hidup?  Hidup adalah tantangan-hadapilah! Hidup adalah keindahan-kagumilah. Hidup adalah impian-wujudkanlah! Hidup adalah anugrah- syukurilah! Hidup adalah dambaan-raihlah! Hidup adalah…..? Yesus menegaskan kepada kita,"…Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan".(Yoh.10:10).

1.Bersahabat dengan tujuan
Ketika suatu hari kita diajukan pertanyaan,"Apakah tujuan hidupmu?" Tampaknya pertanyaan ini mudah sekaligus sulit untuk dijawab sehingga  hidup tanpa tujuan ibarat rumah tanpa lampu, dunia tanpa kutub, bumi tanpa Grativitasi, dan tata surya tanpa matahari. Nafas tujuan hidup sebenarnya berada pada aspek spiritual yang kita miliki. Kita tidak dapat memastikan apa yang terjadi di tahun-tahun mendatang, namun kita dapat memilih dan memastikan tujuan hidup kita saat ini. Orang yang memiliki tujuan hidup akan memiliki perspektif yang lurus dan benar ketika ia mencoba untuk menjalaninya. Tidak heran, Abraham Lincoln seorang pemimpin lagendaris mengatakan,"Tidak ada orang yang tersesat di jalan yang lurus". Dalam suatu ucapan turut berdukacita di salah satu harian terkemuka beberapa waktu lalu tertulis sebuah pepatah Indian Kuno mengatakan,"When you were born, you cried and world rejoiced. Live your life in such a manner that when you die, the world cries and you rejoice."(Ketika kau lahir, kau menangis dan dunia berbahagia. Jalani hidupmu dengan bearti, maka ketika engkau meninggal, dunia akan menangis dan engkau berbahagia). Membuat kehidupan ini lebih bermakna, berarti memulainya dengan menetapkan tujuan hidup yang jelas dan terarah. Tujuan yang tertata dengan baik pun harus dilakoni dengan tepat, karena lilin tidak akan menjadi sebuah lilin, jika tidak dinyalakan dan diletakkan di tempat yang gelap, garam tidak akan menjadi garam jika tidak mengasinkan yang hambar, dan kapal tidak akan berfungsi sebagai kapal jika hanya berlabuh di dermaga.

2.Memperbesar Visi anda
Apa yang anda perhatikan di depan mata anda dapat mempengaruhi anda. Anda akan menghasilkan apa yang terus-menerus anda lihat dalam pikiran anda. Jika anda membantu mengembangkan gambaran kekalahan dan kegagalan, anda akan menjalani jenis kehidupan seperti itu. Tetapi jika anda mengembangkan gambaran kemenangan, keberhasilan, kesehatan, kelimpahan, sukacita, damai sejahtera, dan kebahagiaan, tidak ada apa pun di bumi yang sanggup menahan hal-hal itu dari anda. Firman Tuhan mengatakan bahwa Tuhan ingin mencurahkan"kekayaan kasih karunia-Nya yang berlimpah-limpah."(Epesus2:7). Tuhan ingin ini menjadi waktu terbaik kehidupan anda. Tetapi jika anda mau menerima kemurahan itu, anda harus memperbesar visi anda.  Tuhan berkata,"Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumlah kamu mengetahuinya?(Yes.43:9) Perhatikanlah, Tuhan selalu siap melakukan hal-hal baru dalam kehidupan kita. Ia sedang berusaha mempromosikan, meningkatkan, memberikan lebih banyak kepada kita. Tetapi, memang menarik jika Tuhan bertanya,"Belumkah kamu mengetahuinya?" Dengan kata lain, apakah anda sedang membuat ruangan untu hal-hal yang baru tersebut dalam cara berpikir anda sendiri? Apakah anda mempercayai peningkatan? Pakah anda mempercayai keberhasilan dalam pekerjaan anda? Apakah anda percaya bisa menjadi seorang pemimpin yang lebih efektif, atau pemuda yang lebih baik? Inilah saatnya untuk memperbesar visi anda Kuasa Tuhan  Yang Mahatinggi akan turun ke atas anda dan membuatnya terjadi. Ia dapat secara ajaib memutar balik kehidupan anda. Yesus berkata,"Jika engkau percaya, segala sesuatu mungkin"(Markus 9:23).

3.Menaikkan tingkat pengharapan anda

APA YANG ANDA HARAPKAN ADALAH YANG  AKAN ANDA TERIMA. Arahkanlah pikiran anda pada hal-hal yang lebihtinggi.(Kol.3:2). Harapkanlah segala sesuatu berunah sesuai dengan keinginan anda. Tuhan ingin anda menaikkan harapan-harapan anda. Kita bahkan tidak dapat mempunyai iman tanpa pengharapan. Alkitab berkata,"Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan,(Ibrani 11:1) dan salah satu definisi dari jenis itu adalah"pengahrapan yang penuh keyakinan". Kita bangun pagi dengan yakin mengharapkan kemurahan Tuhan. Mulailah mengharapkan pintu-pintu kesempatan terbuak bagi anda. untuk berhasil dalam karier. Harapkanlah untuk muncul di atas tantangan-tantangan kehidupan. TUHAN BIASANYA BERTEMU DENGAN KITA PADA TINGKAT PENGHARAPAN KITA.. Pengharapan-pengharapan kita menetapkan batas-batas kehidupan kita. Yesus berkata,"Jadilah kepadamu menurut imanmu".(Mat.9:29/k)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru