Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 Juli 2026

FKDM Sumut: Massa Aksi Demo Bela Islam Jangan Terprovokasi Isu Lain

- Senin, 21 November 2016 17:12 WIB
458 view
FKDM Sumut: Massa Aksi Demo Bela Islam Jangan Terprovokasi Isu Lain
Medan (SIB)-
Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Sumatera Utara, Kolonel TNI (Purn) Nurdin Sulistyo meminta masyarakat tidak melakukan tindakan anarkis dan jangan sampai terprovokasi dengan isu lain, pada aksi unjuk rasa Bela Islam Jilid III, yang direncanakan pada 25 Nopember dan 2 Desember 2016 nanti.

Nurdin juga meminta masyarakat untuk mengawal proses hukum kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur Non Aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok. 

"Kan dia (Ahok) sudah tersangka. Saat unjuk rasa nanti jangan sampai terprovokasi. Kita mengawal saja agar penegak hukum bisa bekerja lebih baik lagi," kata Nurdin saat dihubungi via seluler, Senin (21/11/2016).

Para pengunjuk rasa agar tetap kondusif saat melakukan unjuk rasa demi Sumatera Utara. 

"Unjuk rasa itu kan diatur undang-undang. Jadi sah-sah saja kalau berunjuk rasa. Tapi harus diingat, pengunjuk rasa harus tetap mematuhi peraturan," tegasnya.  

Dia pun mengimbau agar seluruh masyarakat tetap menjaga keutuhan NKRI. Jangan sampai masyarakat terpecah belah dengan isu ataupun wacana yang akan memecah belah keutuhan bangsa. 

"Harapan saya, masyarakat tetap bisa menjunjung persatuan bangsa. Mari sama-sama kita doakan, agar penegak hukum bisa bekerja maksimal," pungkasnya. 

Soal pemberian kesempatan pada penegak hukum untuk menangani kasus dugaan penistaan agama uang yang dilakukan Ahok, juga disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, pada Kamis (17/11), seperti dilansir oleh website resmi NU. (http://www.nu.or.id/post/read/73004/PBNU-Kalau-Masih-Ada-Demo-Berarti-Tak-Ada-Lagi-Niat-Bela-Al-Quran)

"Saat ini, proses hukum sedang berlangsung. Maka dari itu, kalau masih ada demo, berarti sudah tidak ada lagi niatan membela Islam atau membela Al-Qur'an," jelas Kiai Said.

Kepada seluruh Nahdliyin, PBNU mengimbau agar tidak melakukan aksi unjuk rasa terkait persoalan Ahok ini. Karena, lebih dari persoalan tersebut, Indonesia saat ini tengah menghadapi agenda besar terkait konstelasi global di antaranya, krisis ekonomi, persebaran narkoba yang makin memprihatinkan, ancaman terorisme global, dan permasalahan-permasalahan penting lain di depan mata. 

(R24)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru