Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

FSGI Minta Pemda Sediakan Masker ke Sekolah

Redaksi - Selasa, 03 Maret 2020 17:50 WIB
200 view
FSGI Minta Pemda Sediakan Masker ke Sekolah
RMCO.id
Ilustrasi
Medan (SIB)
Memperhatikan perkembangan informasi dan berita terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19. Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) sebagai organisasi profesi guru, mengimbau kepada guru, sekolah, Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kemdikbud untuk cepat tanggap melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus tersebut.

Wakil Sekretaris Jenderal FSGI, Satriwan Salim berharap Kemdikbud atau Pemda (Dinas-dinas Pendidikan Provinsi/Kota/Kabupaten) membuat surat edaran bagi sekolah dan guru terkait pencegahan penyebaran virus.

"Surat edaran tersebut bisa dijadikan rujukan sekolah-sekolah dalam bertindak dan melangkah lebih lanjut untuk disampaikan ke siswa serta orang tua," katanya kepada SIB di Medan, Selasa (3/3/2020).

Dikatakannya, sudah sepatutnya Pemda juga menyediakan atau mendistribusian masker ke sekolah-sekolah, sehingga warga sekolah bisa mengenakannya.

"Sebab mengingat harga masker yang relatif tinggi plus akses mendapatkannya saat ini relatif susah dipasaran beberapa daerah. Kemudian juga meminta warga sekolah mengenakan masker selama proses pembelajaran berlangsung," katanya.

Selain masker, lanjutnya, Pemda diharapkan menyediakan antiseptic pembersih tangan untuk sekolah-sekolah. Agar sekolah tetap menjaga pola hidup bersih dan terhindar dari penyebaran virus melalui tangan.

"Bagi siswa yang batuk, flu dan demam sebaiknya belajar di rumah dulu sampai sehat kembali. Tidak memaksakan diri ke sekolah demi kesehatan para siswa. Dan mengimbau kepada para siswa, guru, orang tua dan warga sekolah untuk menerapkan pola hidup sehat, rajin mencuci tangan, meminimalisir sentuhan tangan, membuang sampah di tempatnya, dan melakukan aktivitas untuk kesehatan lainnya," jelasnya.

FSGI juga memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang sudah terlebih dulu berinisiatif membuat langkah-langkah antisipatif di sekolah masing-masing terhadap pencegahan penyebaran virus.

"Oleh karena itu dibutuhkan koordinasi, sosialisasi, konsultasi, dan sinergi antara semua komponen terkait, demi kesehatan dan pelayanan prima di sekolah-sekolah bagi seluruh peserta didik kita," katanya. (*)
Editor
:
SHARE:
komentar
beritaTerbaru