Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 30 Juni 2026
Penenggelaman Kapal Maling Ikan

Dilakukan Secara Heboh, Ini Alasan Menteri Susi

- Senin, 20 April 2015 16:56 WIB
438 view
Dilakukan Secara Heboh, Ini Alasan Menteri Susi
Jakarta (SIB)- Sampai saat ini sudah ada 20-30 kapal maling ikan atau pelaku illegal fishing yang ditenggelamkan oleh pemerintah Indonesia. Penenggelaman dilakukan secara heboh, seperti dengan dibom. Apa alasannya?

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan, penenggelaman memang dilakukan secara heboh untuk memberikan efek jera kepada para maling ikan.

"Australia sudah menghancurkan kapal ikan Indonesia yang masuk ke perairan mereka. Sekarang kami sudah hampir 20 sampai 30 kapal dengan cara yang heboh, agar memberikan shock therapy," kata Susi dalam diskusi World Economic Forum (WEF) di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (20/4/2015).

Susi mengatakan, selama 20 tahun lebih, Indonesia banyak merugi akibat pencurian ikan oleh kapal-kapal tidak berizin. Karena pencurian ikan ini, masyarakat Indonesia sendiri kesuitan untuk mencari makan dari hasil lautnya.

"Banyak perusahaan perikanan yang menggunakan cara-cara kurang sehat," jelas Susi

Banyaknya sumber daya perikanan yang diambil oleh pelaku illegal fishing, membuat pemerintah tidak bisa menggunakan cara halus untuk memberantasnya.

"Makanya kami melakukan moratorium izin kapal asing, karena ada duplikasi izin kapal. Itu terjadi puluhan tahun. Transhipment juga dilakukan, dengan membiarkan ekspor di tengah laut, makanya saya melarang transhipment di tengah laut. Ini merugikan Indonesia, karena tak ada yang mau berinvestasi di perikanan karena tidak ada masa depan yang baik di industri ini," papar Susi.

(detik.com/A22)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru